Home » Sains » Peneliti Kini Sedang Menguraikan DNA Durian, Untuk Apa ?

Peneliti Kini Sedang Menguraikan DNA Durian, Untuk Apa ?



Jakarta – Buah yang mempunyai bau yang sangat khas dan dari Asia Tenggara yakni buah Durian. Buah yang dapat membuat manusia menjadi terpecah dua : ada yang menyukainya dan ada yang membencinya.

Peneliti Kini Sedang Menguraikan DNA Durian, Untuk Apa ?

Peneliti Kini Sedang Menguraikan DNA Durian, Untuk Apa ?

Buah yang sangat populer di Indonesia, Thailand dan Malaysia ini mempunyai baunya yang sangat tajam. Akibat dari baunya yang sangat tajam tersebut, banyak transportasi umum dan hotel yang melarang durian.

Walaupun terdapat 30 spesies dari keluarga durian dengan warna dan ukuran yang beragam. Namun, yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat yakni adalah durian jenis Durio zibethinus.

Dan, ada durian jenis kultivar yang memiliki tekstur, rasa, dan aroma berbeda-beda. Durian ini memikiki 200 jenis

China, adalah salah satu negara yang sangat menyukai durian. China sendiri mengabiskan 600 juta dollar AS untuk mengimpor buah durian ini. Buah ini juga populer di negara asalnya, yakni Indonesia, Thailand, dan Malaysia.

Akan tetapi, DNA dari durian pun sangat jarang diteliti. Walaupun ia sebagai buah yang sangat unik dan populer

Hingga pada akhirnya, para peneliti dari Singapura, Hong Kong, dan Malaysia mempublikasikan cetak biru DNA dari Durio zibethinus di jurnal Nature Genetics untuk menjelaskan gen yang bertanggung jawab atas sifat unik durian.

Kandungan senyawa sulfur volatil yang tinggi hal itu yang menyebabkan bau durian sangat tajam, hal itu tau setelah diteliti lebih lanjut.

Selain menjelaskan mengapa durian memiliki bau yang khas tersebut, para peneliti berkata bahwa penelitian ini juga penting untuk melestarikan buah yang berduri ini.

Baca juga : Ilmuwan Saraf Ungkap Isi Kepala Seekor Anjing

“(Data tersebut) sangat penting untuk pemahaman yang lebih baik tentang keanekaragaman hayati durian,” ujar salah satu peniliti.

Para peneliti sangat berharap agar penelitian tentang durian ini dapat memicu penelitian lanjutan. Data ini sangat berharga untuk menghentikan ancaman kepunahan spesies durian tertentu.

“Studi lebih lanjut akan membantu untuk menjelaskan peran ekologi tanaman tropis yang penting dan mempesona ini,” kata tim peneliti.

(Png – sisidunia.com)