Home » Hiburan » Chacha Frederica Merasa Menjadi Warga Jakarta Setelah Dirinya Naik Ojek

Chacha Frederica Merasa Menjadi Warga Jakarta Setelah Dirinya Naik Ojek



Jakarta – Chacha Frederica mempunyai pengalaman menarik yakni naik ojek di Jakarta. Bahkan, ia merasa dirinya menjadi warga Jakarta seutuhnya usai naik ojek tersebut.

Chacha Frederica Merasa Menjadi Warga Jakarta Setelah Dirinya Naik Ojek

Chacha Frederica Merasa Menjadi Warga Jakarta Setelah Dirinya Naik Ojek

“Aku merasa jadi warga Jakarta seutuhnya. Karena menurut aku kalau kamu naik ojek, buru-buru dan nyetop ojek di jalan tanpa aplikasi itu kayaknya kamu bukan warga negara Jakarta seutuhnya. Menurut aku itu. Ya itu serunya, kita itu harus bisa blanding dengan siapa aja. Kita harus bisa adaptasi, Kita nggak bokek, punya standart yang bikin kita kaku. Dan aku senang dengan begitu,” ujar Chacha di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (13/10/2017).

Baca juga :

Untuk naik ojek online, bakal dilakukan Chacha saat sedang kepepet saja. Seperti ketika menyangkut pekerjaan yang dituntut profesional akan waktu.

“Kalau kepepet sering, untuk urusan pekerjaan kan itu profesionalisme, itu berkaitan dengan banyak orang bukan aku doang. Aku nggak mau bikin mereka panik. Aku mau profesionalisme aku dengan ngejar waktu ya mesti gitu,” imbuhnya.

Lantas, bagaimana rasanya seorang selebriti seperti Chacha berjibaku dengan kemacetan saat menumpangi ojek? Ia pun agak sedikit takut lantaran polusi Jakarta yang makin mengkhawatirkan.

“Untuk sebentar nggak ada rasa apa-apa. Tapi kalau aku bayangin jadi orang harus naik ojek yang macet, panas, polusi itu harus ada konsidurasinya sama kesehatan. Kenapa? Karena waktu itu aku pernah ngukur tingkat polusi Jakarta, kalau polusi yang dibolehkan oleh WHO itu adalah 25 mikro pratikel. Artinya satu helai rambut dibagi 30 sekecil itu maksimal. Di Jakarta kalau lagi nggak macet angkanya 45, kalau lagi macet angka naik sampai 85. Aku nggak perlu ngomong apa-apa di sini, tahu kan batas ambang normal berapa. Jadi harus satu-satu yang perlu diperbaiki,” pungkasnya.

(Png – sisidunia.com)