Home » Hiburan » Popularitas Ayu Ting Ting Curi Perhatian Media Asing

Popularitas Ayu Ting Ting Curi Perhatian Media Asing



Jakarta – Ternyata, kiprah Ayu Ting Ting tidak hanya dikenal media lokal saja. Terbukti, situs Gazette Review turut membahas kekayaan dan popularitas Ayu Ting Ting selama berkiprah di Indonesia.

Popularitas Ayu Ting Ting Curi Perhatian Media Asing

Ayu Ting Ting

Popularitas Ayu Ting Ting memang sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Selain populer, Ayu Ting Ting juga dikenal memiliki kesibukan luar biasa. Otomatis pundi-pundi kekayaannya pun tak luput dari sorotan media. Situs asal Amerika Serikat (AS) itu memfokuskan laporan mereka tentang perjalanan karier Ayu dari bawah hingga mencapai popularitas saat ini.

Baca juga : Pelapor Tak Percayai Alasan Nikita Mirzani Tentang Akunnya Dibajak

Gazette Review menulis, sulung dari dua bersaudara yang lahir pada 20 Juni 1992 itu telah menunjukkan bakatnya sebagai penyanyi sejak usia 5 tahun. Seiring perjalanan waktu, Ayu akhirnya tumbuh sebagai penyanyi dangdut yang akhirnya dikenal di tengah masyarakat.

Seperti diketahui, Ayu memang sudah eksis bernyanyi sejak remaja. Sebelum menjadi penyanyi papan atas, Ayu juga pernah menjalani karier sebagai penyanyi cafe bahkan wedding singer. Hal tersebut rupanya menjadi salah satu step menuju kesuksesannya.

Pada awal kariernya, Ayu mendapatkan bayaran sebesar Rp250.000 setiap kali tampil. Namanya mulai dikenal setelah dia dinobatkan sebagai Miss Depok pada 2008.

Setahun kemudian, Ayu keluar dengan album pertamanya dengan judul Dilanjut Aja. Bersama label rekamannya, Akurama Records, Ayu merilis sejumlah lagu termasuk lagu yang membuatnya dikenal masyarakat luas, yaitu Alamat Palsu.

Lagu itu pun menjadi fenomenal dan langsung hits di industri hiburan. Selain itu, di album itu juga ada lagu berjudul Ting Ting, yang kemudian dipakai Ayu untuk nama panggungnya.

Sejak saat itu, penyanyi ini telah merilis beberapa single tambahan termasuk Sik Asik, Happy Single, Geboy Mujaer, Ya Sudah Ya Sudahlah, My Lovely, Sambalado, dan Kekasihku. Ayu juga telag membuat album komplikasi yang telah dirilisnya pada tahun 2015.

Mengenai gayanya, Ayu memperjelas bahwa dirinya ingin menekankan pada konsep penyanyi dangdut yang mengandalkan suara. Bukan tarian atau goyangan yang menunjukkan sensualitas tubuh.

Tidak seperti penyanyi dangdut populer lainnya, dia tidak memasukkan gerakan sensual dalam menari. Untuk ini, dia disambut positif oleh masyarakat dan penikmat musik dangdut.

Sekarang setelah mengetahui lebih banyak tentang karirnya bisa dibayangkan Ayu berhasil memiliki kekayaan fantasis dari hasi kerja kerasnya.

Dari semua hal yang telah dikatakan di atas, tampaknya adil untuk mengatakan bahwa sebagian besar pendapatan berasal dari karir menyanyinya yang kemudian ditambah dengan penampilannya di public dan televisi. (Seph – sisidunia.com)