Home » Sport » Catalana Merdeka, Barcelona Nyebrang Ke EPL

Catalana Merdeka, Barcelona Nyebrang Ke EPL



Catalunya – Referendum kemerdekaan Catalan besok segera akan diumumkan, Minggu (1/10/2017). Publik meyakini hasrat mereka menjadi negara merdeka pun sebentar lagi akan terwujud dan resmi akan berpisah dengan pemerintahan Spanyol maka ketiga tim sepakbola asal Catalan seperti Barcelona, Girona dan Espanyol pun semakin tidak jelas terkait kompetisi yang akan mereka jalani.

Catalana Merdeka, Barcelona Nyebrang Ke EPL

Catalana Merdeka, Barcelona Nyebrang Ke EPL

Politikus Catalan, Gerard Figueras merasa ketiga tim tersebut bisa turut serta menggabungkan diri kepada kompetisi di negara lain. Italia, Perancis dan Inggris bisa menjadi tujuan mereka melanjutkan kompetisi musim ini, karena sudah ada kebijakan tim dari negara lain yang menggabungkan diri dengan sebuah kompetisi besar di negara berbeda.

“Andai merdeka, tim Catalan di La Liga seperti Barcelona, Espanyol dan Girona bebas memutuskan di mana akan bermain. Di Liga Spanyol atau negara lain seperti Italia, Prancis atau Liga Primer.”

“Di Spanyol ada tim yang bermain dari negara luar seperti klub dari Andorra di kompetisi sepakbola dan bola basket. Monaco bermain di Prancis. Di Inggris tim-tim Wales beraksi di sana. Saya pikir UEFA tidak akan melarang.”

Meski bisa bergabung dengan negara lain, Figueras tidak ingin melihat kemerdekaan Catalan masih berkaitan dengan Spanyol oleh karena itu, ketiga tim Catalan diharapkan tidak kembali ke La Liga Spanyol sebagai perjalanan kompetisi mereka musim ini.

“Dalam olahraga aturannya harus tegas, tidak bisa sesuai pesanan. Tim-tim Catalan tidak akan bisa bermain di La Liga, saya berharap tidak demikian.”

Pihak Barcelona sendiri masih menunggu kemerdekaan Catalan yang akan segera diumumkan tersebut, sebelum itu mereka belum akan mengambil keputusan apapun.

“FC Barcelona menaruh hormat pada anggota klub, dan akan mendukung keinginan mayoritas rakyat Catalan dan memperlihatkannya dengan cara-cara beradab, damai dan yang bisa diteladani.”

(Baharudin – sisiunia.com)