Home » Hiburan » Selain Pujian Agens Mo Juga Menuai Banyak Kritikan

Selain Pujian Agens Mo Juga Menuai Banyak Kritikan



Jakarta – Saat ini video klip musik ‘Long As I Get Paid’ Agnez Mo sudah ditonton lebih dari dua juta. Dan di Indonesia, lagu tersebut menjadi trending topic di Youtube. Selain pujian, Agnes juga menuai kritikan yang bertubi-tubi dari netizen.

Selain Pujian Agens Mo Juga Menuai Banyak Kritikan

Selain Pujian Agens Mo Juga Menuai Banyak Kritikan

Agnez mendapat pujian lantaran ia mengenakan baju batik untuk video yang dibuat di Los Angeles, Amerika Serikat itu. Baju itu rancangan desainer kebaya kenamaan Indonesia, Anne Avantie.

“Artis Indonesia bisa bersaing sm artis impor. Salut buaat Agnez Mo. Baju batiknya bagus,” begitu komentar salah satu netizen di Twitter @ag*stiah*rianja.

“Ikut bangga buat kk Agnez. Bisa memujudkan mimpinya,” timpal netizen Twitter @angg*rPa*s.

“Bagus banget bajunya. Saya suka, keren,” ujar yang lainnya @Seti*wat*Ka*is.

Ada juga yang kurang menyukai lagu baru Agnez Mo tapi memuji penampilan sang artis. “Lagunya kurang suka tapi videonya keren sih, enjoy. Kostumnya memang luar biasa,” ujar @Tri*tam*L*S.

Baca juga : Husein Alatas Nikahi Annisa Nabilah

Penampilan Agnez Mo di awal video memang terlihat sangat glamour. Dia mengenakan jumpsuit strapless hitam dengan detail emas. Dia menambahkan jubah panjang dengan motif batik yang membuat penampilannya makin megah.

Agnez terlihat lebih memukau dengan mahkota di kepala. Berjalan menyapu lantai, Agnez Mo terlihat seperti ratu dalam film. Di video musik itu, Agnez beradu akting dengan Brian J White, aktor Hollywood yang kini berusia 42 tahun.

Jika sebagian netizen memuji Agnez lantaran membawa budaya Indonesia di video musik lagunya yang berbahasa Inggris, ternyata ada juga yang kurang menyukainya. Mereka bahkan mengkritik keras keputusan Agnez untuk mengenakan batik.

“Batiknya Indonesia banget, tingkah lakunya bukan adat kebiasaan orang timur,” tulis @Su*oso*uha*mad1.

“Ini jelas pelecehan terhadap budaya bangsa,” kata @Teri*ka*A*ak.

“Sungguh malang nasib batik,” timpal @ma*at*as*y.

(Baharudin – sisidunia.com)