Home » Gaya Hidup » Awas, Masalah Pekerjaan Bisa Mempengaruhi Gangguan Kejiwaan

Awas, Masalah Pekerjaan Bisa Mempengaruhi Gangguan Kejiwaan



Jakarta – Terkadang Beban bekerja yang terus menumpuk menjadi alasan seseorang mengalami gangguan emosional.

 Awas, Masalah Pekerjaan Bisa Mempengaruhi Gangguan Kejiwaan

Awas, Masalah Pekerjaan Bisa Mempengaruhi Gangguan Kejiwaan

Ketua Pusat Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PSDKJI), dr. Nova Riyanti Yusuf, juga memaparkan bahwa kehidupan perkotaan yang dinamis dan kompleks dapat memicu tekanan batin pada masyarakat. Akibatnya, masyarakat cenderung mengalami gangguan jiwa emosional.

Dalam lima tahun belakangan kelelahan ekstrem atau burnout akibat aktivitas perkotaan yang padat terus meningkat. Jika semula hanya 26 persen sekarang menjadi 37 persen.

Baca juga : Bagaimana Cara Membatasi Anak Agar Tak Kecanduan Game ?

“Berdasarkan penelitian di Amerika, tiga dari sepuluh individu mengalami masalah kesehatan gangguan jiwa akibat masalah pekerjaan,” kata Kepala Instalasi Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja, dr. Isa Multazam Noor, Sp.K.

Masalah ini disampaikan dalam diskusi yang diadakan Rumah Sakit Jiwa Soeharto Heerjdan (RSJH), Grogol, Jakarta Barat, Senin (18/9/17) dalam rangka memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri yang jatuh pada 10 September dengan tema “Tantangan Kesehatan Jiwa Perkotaan Dalam Upaya Pencegahan Bunuh Diri.”

Sejumlah dokter kesehatan jiwa menganggap masalah ini adalah masalah yang serius agar masyarakat urban yang tinggal di perkotaan tidak mengalami masalah gangguan jiwa hingga ingin melakukan bunuh diri.

(Baharudin – sisidunia.com)