Home » News » Anniesa Hasibuan Mengaku Tasnya Produk Palsu

Anniesa Hasibuan Mengaku Tasnya Produk Palsu



Jakarta – Kasus penipuan dan penggelapan uang jemaah yang menjerat biro pelaksana perjalanan umroh First Travel belakangan memang tengah menjadi sorotan. Ada dugaan jika pimpinan First Travel sengaja menggunakan uang korbannya untuk kepentingan pribadi.Anniesa Hasibuan Mengaku Tasnya Produk Palsu

Dugaan itu muncul setelah publik mengetahui gaya hidup glamor bos First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Hasibuan. Selain rumah bak istana dan liburan ke luar negeri, mereka juga dikeliling barang-barang mewah. Bahkan Anniesa diketahui memiliki koleksi tas-tas mahal dari merek-merek tertentu yang mendunia.

Baca Juga : Suzy Tampil Menggoda Dalam Iklan Produk Perhiasan

Namun, baru-baru ini pengacara tersangka, Deski mengatakan jika koleksi tas mewah yang dimiliki Anniesa adalah barang KW alias palsu. Tas tersebut dibeli dengan harga yang lebih murah dari aslinya melalui online.

“Ada tas Hermes satu milik Anniesa, tapi itu KW (palsu) katanya,” ujar Deski yang juga Kepala Divisi Legal Handling Complaint PT First Travel, Rabu (12/9). Menurutnya tas itu dibeli dengan harga Rp 5 juta dari Hongkong. Meski palsu namun barang tersebut memiliki surat.

Deski sendiri mengatakan jika pihak penyidik hingga kini masih belum melakukan konfirmasi terkait kepemilikan sepatu dan perhiasan yang dimiliki Anniesa. “Belum, itu barangnya KW semua,” imbuhnya.

Sementara itu, selain tas penyidik diketahi telah menunjukkan sejumlah barang bukti lain untuk dikonfirmasikan ke para tersangka. STNK mobil, dokumen perusahaan, status kepemilikan rumah di Sentul, bukti transaksi keuangan, dan ATM atas nama Andika serta istrinya.

“Cuma memperlihatkan barang sitaan saja, perusahaan ada tiga, ini milik siapa,” imbuhnya. Pihak kepolisian sendiri diketahui telah menyita sejumlah bangunan dan kendaraan milik para tersangka. Tidak hanya itu, sebanyak 13 rekening telah diblokir dan tengah ditelusuri oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Baru-baru ini PPATK mengatakan jika pihaknya menemukan uang Rp 7 miliar. Namun saat dikonfirmasi ke Andika Surachman, pimpinan First Travel itu justru mengaku tidak tahu dan kebingungan.

“Kan kemarin PPATK bilang ditemukan Rp7 miliar ya, pak Andika aja bingung dapat dari mana, dia juga bilang enggak tau, dapat dari mana itu,” ujar Deski.

“Jadi ini lagi ditelusuri, kami bersama pihak kepolisian menelusuri kemana ini bocornya uang. Misalnya ada pembocoran di pemberian tiket ganda. Misalnya berangkat hari ini tapi tiketnya besok, jadi terbakar itu. Yang kedua, di hotel-hotel yang gagal diberangkatkan. Uangnya kesitu, nambah kesitu. Karyawan juga lagi diselidiki apa ada kebocoran di situ. Jadi bukan enggak kooperatif, kadang Andika binggung karena kan enggak semua aset dia yang urus, ada karyawan juga. Jadi ini kita kerjasama dengan pihak kepolisian mencari apakah ada kebocoran di karyawan.” (seph – sisidunia.com)