Home » News » Tragedi Bayi Debora Harus Dijadikan Pelajaran

Tragedi Bayi Debora Harus Dijadikan Pelajaran



Jakarta – Meninggalnya bayi Tiara Debora Simanjorang harus dijadikan pelajaran. Dalam kondisi darurat, rumah sakit harus segera menangani pasiyen. Meskipun rumah sakit ]itu tidak bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Tragedi Bayi Debora Harus Dijadikan Pelajaran

Tragedi Bayi Debora Harus Dijadikan Pelajaran

Menurut pengakuan orang tuanya, bayi Debora meninggal akibat kurangnya uang muka dan tidak mendapat penanganan Pediatric Intensive Care Unit (PICU). Orang tua Debora mengatakan jika pihak keluarga sudah memberikan uang meski tidak sebesar yang diminta, namun pihak rumah sakit menolak.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta sudah memanggil pihak RS Mitra Keluarga, Jakarta Barat, terkait meninggalnya bayi Debora akibat terlambat mendapat pertolongan. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto mengatakan ada kelalaian yang dilakukan pihak RS. Dinkes menyatakan ada kesalahan dari pihak rumah sakit dalam hal komunikasi. Sedangkan pihak RS menyangkal versi keterangan orang tua.

Baca juga : Toko Kelontong Di Jakarta Timur Di Bobol Perampok, Pemilik Tokoh Di Bacaok

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menjelaskan, dalam hal darurat rumah sakit diwajibkan untuk memberikan pelayanan medis kepada pasien meski tidak memiliki biaya. Hal tersebut tak terkecuali bagi RS swasta maupun pemerintah.

“Dalam hal administratif memang betul ada sebenarnya, setiap keadaan emergency mempunyai BPJS, Kartu Indonesia Sehat (KIS), atau tidak, harus ditolong rumah sakit, baik swasta maupun pemerintah,” jelas Nila di di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/9/2017).

Nila masih menunggu hasil investigasi terkait kasus bayi Debora di RS Mitra Keluarga, Kalideres. Menurutnya, suatu pelayanan medis harus tetap dilakukan meski tanpa biaya.

“Kita harus tetap menolong tanpa melihat tadi pembiayaan atau dana. Jadi keselamatan harus diutamakan. Itu mutlak,” kata Menkes Nila

(Baharudin – sisidunia.com)