Home » News » Remaja Jeneponto Gunakan Narkoba Agar Tidak Jadi Pemalu

Remaja Jeneponto Gunakan Narkoba Agar Tidak Jadi Pemalu



Makassar – Bahaya narkoba masih mengintai kalangan remaja di Tanah Air. Sebagian remaja terjerat narkoba dengan motif yang ‘menyedihkan’. Seperti dari hasil operasi di Jeneponto, Sulawesi Selatan, terungkap motif pengguna hanya untuk pergaulan.

Polisi Telusuri Bandar Yang Memasok Narkoba ke Artis

Ilustrasi

Dari hasil interogasi, para pelaku yang diketahui masih berusia remaja itu mengaku menggunakan narkoba salah satunya agar tidak jadi pemalu atau celingus.

“Para pelaku dan barang bukti sudah diamankan dan sementara menjalani proses penyidikan lebih lanjut guna mengungkap jaringan besar pemasok barang haram itu ke Kampung Bontorea,” kata Kapolres Jeneponto, AKBP Hery Susanto, Minggu (10/9/2017).

Sebelumnya Satuan Narkoba Polres Jeneponto mengamankan empat orang remaja yang sedang berpesta narkoba di sebuah rumah di Kampung Bontorea Kelurahan Bontoraya, Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Keempat remaja tersebut di ketahui masing-masing berinisial AD (20) warga Desa Allu Tarowang, AS (20) warga Desa Borong Lamu, NA (19) dan RU (19) warga Desa Arungkeke Pallantikang.

Pengungkapan kasus pesta narkoba yang dilakoni empat remaja tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat yang mengatakan sering terjadi transaksi narkoba di Kampung Bontorea, Bontoraya.

Tim Satnarkoba yang menerima informasi itu lalu bergegas mendatangi lokasi yang di maksud. Setibanya di sana langsung menggeledah seorang remaja inisial AD karena geraknya yang mencurigakan.

Dari hasil penggeledahan itu ditemukan satu pembungkus rokok yang berisi satu saset plastik klip kecil berisi narkoba jenis sabu-sabu dan sebuah pipet plastik berwarna bening.

“AD ini mengaku sabu diperoleh dari AS yang beralamat di Kampung Boronglamu Kec. Arungkeke,” kata Hery via telepon, Minggu (10/9/2017).

Tim Satnarkoba kemudian mengembangkan apa yang telah diungkapkan AD. Tim berhasil mengamankan AS di rumahnya dan menemukan barang bukti berupa sebuah alat isap atau bong, pireks kaca, sendok pipet plastik dan sebuah korek gas.

“Nah di dalam kamar AS itu juga ada NA dan RU. Ketiganya diduga usai berpesta narkoba,” terang Hery.

(Baharudin – sisidunia.com)