Home » News » Mahasiswi Ini Memutuskan Naik Haji di Usia 19 Tahun

Mahasiswi Ini Memutuskan Naik Haji di Usia 19 Tahun



Jakarta – Berhaji di usia muda harus menjadi cita-cita generasi muda Indonesia. Lantaran ibadah haji hampir secara keseluruhan membutuhkan kondisi fisik yang baik. Bila pergi haji dalam usia muda, maka tidak akan banyak mengalami banyak hambatan.

Mahasiswi Ini Memutuskan Naik Haji di Usia 19 Tahun

Ilustrasi

Pesan ini disampaikan oleh Fathiyatul Assa’di Irda, mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yang berangkat haji pada usia 19 tahun.

“Alhamdulillah senang, yang lain sudah pada tua, saya ini masih muda,” kata Irda saat ditemui di Bandara Jeddah saat akan terbang ke Tanah Air, Rabu (6/9/2017).

Irda mengaku pengalaman paling menarik diperolehnya saat wukuf di Arafah dan berada di Mina. Dia merasa bisa beribadah dengan baik dan berharap doanya bisa diijabah.

“Saat wukuf berasa sangat bahagia, karena doa saya bakal diijabah, dekat sama Allah,” katanya.

Saat berada di Arafah, Irda berdoa agar mendapat rida Allah untuk kembali ke Tanah Suci melaksanakan ibadah haji bersama keluarganya.

“Doanya semoga bisa kembali lagi ke sini untuk berhaji lagi bersama dengan keluarga,” katanya.

Selain itu, dia berharap mendapat haji mabrur dan setelah tiba di Tanah Air akan menjadi pribadi yang lebih baik.

“Harapannya nanti bisa lebih baik lagi dari sebelumnya, semoga hajinya mabrur, diterima seluruh ibadah saya oleh Allah,” katanya.

Kepada generasi muda di Indonesia, Irda menyampaikan bahwa berhaji dalam usia muda dapat melaksanakan ibadah dengan maksimal. Karena itu, generasi muda harus memaksimalkan ibadah dan tidak hanya memikirkan masalah dunia.

“Mumpung masih muda, ayo dimaksimalkan ibadahnya. Jangan semua soal dunia, akhirat juga harus dipikirin,” katanya.

(Seph – sisidunia.com)