Home » News » MUI Dukung Pemberian Hukuman Setimpal Untuk Bos First Travel

MUI Dukung Pemberian Hukuman Setimpal Untuk Bos First Travel



Jakarta –  Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma’ruf Amin mengatakan bahwa bos biro perjalanan umrah First Travel harus dihukum berat.

Simak, Ketua MUI Berbicara Tentang Makna Jihad

KH Ma’ruf Amin

Alasannya, kata din, puluhan ribu calon jemaah umrah telah dirugikan.

Baca Juga : Kopasus Gadungan Bawa Lari Uang Warga

“Kalau dia terbukti menipu, dia menipu jemaah, harus diberi hukuman setimpal. Kalau tidak, nanti bisa terjadi lagi hal-hal seperti itu,” ujar Ma’ruf kepada wartawan di Hotel Bidakara, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (2/9/2017).

Ma’ruf menyerahkan proses hukum sesuai dengan aturan dari perundang-undangan yang berlaku. Bagi Ma’ruf, kasus First Travel murni pidana.

“Pastilah kalau menipu ada hukumannya, mencuri ada hukumannya. Karena kita hukumnya itu hukuman sesuai dengan aturan hukum kita ya, sesuai perundang-undangan yang ada,” sambungnya.

Polisi juga sudah menyita aset-aset diduga terkait tindak pidana. Selain delapan perusahaan, penyidik sudah memblokir 13 rekening terkait kasus TPPU. Ada 3 rekening beratasnamakan Andika, 2 rekening atas nama Anniesa, dan 1 rekening atas nama Siti Nuraidah alias Kiki Hasibuan.

Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto sebelumnya mengatakan penyidik masih menelusuri aset-aset milik bos First Travel yang diduga berpindah tangan.

Untuk memudahkan penelusuran aset, Polri dibantu Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan melacak aliran dana diduga terkait duit calon jemaah umrah. Dari data transaksi keuangan ini, bisa diketahui penggunaan uang diduga milik calon jemaah. (Baharudin – sisidunia.com)