Home » News » Aparat Tembak Mati Salahsatu Perampok Toko Swalayan

Aparat Tembak Mati Salahsatu Perampok Toko Swalayan



Sragen –  Aparat jajaran Polres Sragen mengamankan komplotan perampok spesial toko swalayan lintas provinsi, Sabtu dinihari (2/9/2017). Karena melawan salah satu yang diduga sebagai otaknya tertembak mati.

Dua Staf Sekolah Ditembak Mati Seorang Guru

Gambar Ilustrasi

Komplotan perampok ini disergap Tim Khusus Anti Bandit (TEKAB) yang dibentuk Kapolres AKBP Arif Budiman bersama tim Polsek Gemolong saat akan beraksi di minimarket Alfamart di wilayah Klentang, Gemolong, Kabupaten Srgaen , Jawa-Tengah , sekitar pukul 01.30 WIB.

Baca Juga : MUI Dukung Pemberian Hukuman Setimpal Untuk Bos First Travel

Satu dari empat pelaku tewas setelah diterjang timah panas aparat karena berusaha melawan aparat yang memberikan peringatan. Satu pelaku juga mengalami luka terserempet peluru sedang dua lainnya masih hidup.

Pelaku yang tertembak mati diketahui berperan sebagai otak perampokan berinisial S alias L (42) asal Pati. Sedangkan tiga rekannya masing-masing berinisiak M asal Tangerang dan KB serta MN, keduanya sama-sama dari Banyumas.

Penyergapan terhadap komplotan perampok lintas provinsi itu bermula dari kecurigaan Tim TEKAB polres dan Polsek saat berpatroli di wilayah Gemolong sekira pukul 01.00 WIB. Saat itu, tim mencurigai sebuah mobil terparkir menghadap ke jalan di depan Alfamart Klentang.

Setelah dilakukan pengamatan, dari dalam mobil keluar empat orang dengan membawa senjata linggis dan lain sebagainya. Sempat diteriaki peringatan, tapi mereka malah tidak mengindahkan. Komplotan perampok spesial swalayan ini justru menyalakan mobil dan hendak menabrak dua petugas .

Akhirnya petugas mengambil tindakan tegas dengan menembak bagian kaca mobil, menembus salah satu pelaku dan meninggal . Mayat otak perampok itu langsung dibawa ke RSUI Yakssi Gemolong. Sedangkan tiga tersangka lainnya berikut barang bukti, langsung diamankan di Polres untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kawanan perampok yang dikenal sadis itu sudah beraksi di banyak daerah. Beberapa lokasi yang diakui pelaku, tiga diantaranya dilakukan di Sragen dan satu di Temanggung. Polres Sragen masih terus berupaya mengusut tuntas jaringan kawanan perampok spesial swalayan ini.

(Baharudin – sisidunia.com)