Home » Gaya Hidup » Makan Buah Kiwi Tanpa Dikupas Lebih Menyehatkan ?

Makan Buah Kiwi Tanpa Dikupas Lebih Menyehatkan ?



Jakarta – Meski mahal, namun kiwi memiliki rasa manis asam yang segar. Seperti umumnya menikmati buah, sebelum dimakan buah akan dikupas dulu dari kulitnya baru bisa dimakan, Namun tak banyak yang tahu bahwa ternyata buah kiwi lebih sehat jika dimakan beserta kulitnya.

Makan Buah Kiwi Tanpa Dikupas Lebih Menyehatkan ?

Gambar Ilustrasi Buah Kiwi

Ini manfaat makan kiwi beserta kulitnya:

Kesehatan pembuluh darah

Potasium atau kalium dalam buah kiwi (seperti halnya buah pisang) bermanfaat paling banyak untuk kesehatan pembuluh darah. Kiwi dapat memperbaiki tekanan darah, melancarkan peredaran darah, menguatkan pembuluh darah dan mengatur hormon tubuh, dan kandungan paling banyak berada pada kulitnya.

Baca Juga : Benarkah MSG Bisa Menyebabkan Kanker ?

Mengandung sifat anti-alergi, anti-kanker, dan anti-inflamasi

Bukan hanya buahnya saja yang kaya flavonoid yang bersifat anti-alergi, anti-kanker, dan anti-inflamasi, tapi kulit kiwi juga. Hal ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan sistem imun tubuh dan menangkal radikal bebas.

Meningkatkan kesehatan jantung

Karena kiwi memiliki kandungan asam alfa linolenat dan asam lemak omega-3 yang sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah jantung.

 Kaya vitamin A, C dan E

Kiwi termasuk buah kaya vitamin A yang mampu meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan mata. Bukan hanya itu, vitamin C buah kiwi mampu membantu mempercepat penyembuhan luka dan mencegah pendarahan. Sedangkan vitamin E-nya mampu melindungi membran sel tubuh dan menjaga fungsi otot tubuh.

 Tapi mungkin kamu penasaran bagaimana caranya makan kiwi beserta kulitnya, iya kan? Caranya cukup mudah, bilas kiwi dan gosok kulitnya yang berbulu kasar dengan spons cuci piring atau kain basah yang bersih.

Bersihkan dulu spons cuci piring baru gosok kulit kiwi di bawah air mengalir. Setelah bersih tidak ada bulu-bulunya, kiwi bisa dipotong dan dimakan seperti biasa. (seph – sisidunia.com)