Home » Travel & Kuliner » Inilah Lokasi di Turkmenistan Yang Disebut Sebagai Pintu Neraka

Inilah Lokasi di Turkmenistan Yang Disebut Sebagai Pintu Neraka



Jakarta –¬† Di sebuah padang pasir bernama Karakum, tersimpan sebuah¬†kawah api yang besarnya menyamai lapangan sepak bola. Api dalam kawah tersebut tak pernah padam sejak hampir 50 tahun terakhir dan penduduk sekitar menyebutnya sebagai Door To Hell atau pintu neraka.

Inilah Lokasi di Turkmenistan Yang Disebut Sebagai Pintu Neraka

Gambar Pintu Neraka di Turkmenistan

Pintu neraka atau yang juga disebut sebagai Darvaza Gas Crater tersebut bukan termasuk lubang vulkanik maupun lubang magma. Menurut banyak orang kawah tersebut adalah kawah buatan yang merupakan hasil kesalahan pengeboran gas pada zaman Soviet. Namun, sampai saat ini belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan terkait hal tersebut.

Baca Juga : Untuk Pelayan Kamar, Hotel Ini Pekerjakan Robot

Kalau sekarang, tempat ini sudah menjadi salah satu lokasi wisata di Turkmenistan. Hampir semua wisatawan yang datang  menempatkan kunjungan ke pintu neraka sebagai prioritas karena tempat ini memang yang paling banyak dibicarakan oleh mayoritas orang ketika kita bertanya tentang Turkmenistan.

Ada satu penjelasan yang masuk akal terkait keberadaan kawah ini, pada tahun 1971 para pekerja Soviet melakukan pengeboran terlalu dalam dari biasanya. Saat pengeboran tersebut peralatan mereka tidak sengaja mengenai pusat gas besar hingga menyebabkan munculnya lubang yang juga besar dan menenggelamkan semua peralatan pengeboran mereka kecuali satu bagian dari alat bor tersebut yang saat ini masih ada di bibir kawah.

Meskipun demikian, memang sampai saat ini belum ada laporan terkait insiden tersebut. Itulah yang membuat orang-orang belum yakin dengan kebenarannya.

Kawah ini memancarkan cahaya dan kehangatan yang cukup kuat saat malam hari yang membuat binatang sekitar tertarik mendekat. Lokasinya sendiri tidak dikelilingi oleh pagar pembatas, jadi semua pengunjung bebas mendekat ke bibir kawah untuk menyaksikan bara api yang menyala-nyala. Menurut cerita memang belum ada seorangpun wisatawan yang jatuh ke dalam kawah, tapi menurut mitos bara api yang tak pernah padam ini pernah menelan seorang korban lokal. (seph Рsisidunia.com)