Home » Hiburan » Duta Sheila On7 Sempat Mengalami Masa Sulit Saat Kuliah

Duta Sheila On7 Sempat Mengalami Masa Sulit Saat Kuliah



Jakarta – Vokalis grup band Sheila on 7 bercerita masa kuliahnya di acara alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) DKI mengelenggarakan reunian di Ecovention Ancol, Jakarta Utara, Minggu (27/8/2017) .

Duta Sheila On7 Sempat Mengalami Masa Sulit Saat Kuliah

Duta Sheila on 7

Akhdiyat Duta Modjo, dan gitaris Adam Subarkah menceritakan masa-masa kuliahnya. Mereka berdua memilih fokus bermusik dan mengorbankan bangku kuliah.

Baca Juga : Wapres JK Menyebut Hasil Indonesia di SEA Games 2017 Tak Sesuai Target

 Duta, begitu sang vokalis akrab disapa, sebelumnya merupakan mahasiswa jurusan Mekanisasi Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian UGM angkatan 1997. Sedangkan Adam pernah menjadi mahasiswa jurusan Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM angkatan 1998.

Duta sebenarnya ingin mengambil jurusan HI atau Sastra Inggris. Hanya saja, keinginannya tak direstui oleh orangtua yang menginginkan sang anak mendalami ilmu eksakta.

Pada akhirnya, suami Adelia Lontoh tersebut lolos masuk jurusan Mekanisasi Pertanian melalui mekanisme Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN).

Selain kuliah, Duta dan Adam saat itu sudah kerap manggung bersama grup band Sheila on 7 yang berdiri sejak tahun 1996.

Kemudian, pada tahun 1998, Sheila on 7 yang awalnya terdiri dari lima personel itu berhasil masuk dapur rekaman. Adam mengungkapkan kebahagiaannya ini kepada sang dosen wali, Ichlasul Amal.

“Ya waktu itu kan mau keterima rekaman, saya cerita. ‘Ini saya bangga sekali, Pak, bisa keterima rekaman’,” cerita Adam menirukan ucapannya kepada sang dosen.

“Ya sudah kowe niat sekolah opo niat kerjo (ya sudah, kamu niat sekolah apa niat kerja),” kata Amal kepada Adam saat itu.

Alumni UGM yang memadati Econvention Ancol pun tertawa mendengar cerita Adam. Kemudian Duta menjelaskan, seorang mahasiswa tidak akan lulus jika kuliahnya tidak benar, apapun jurusan yang dipilih.

“Waktu tahun pertama saya sempat mikir, ‘Coba dulu pilihan saya (jurusan) IPS, kan enggak ada praktikum, jadi saya bisa pergi manggung‘. Jarene sopo rapopo, podo wae (kata siapa enggak apa-apa? Sama saja),” kata Duta.

Pria kelahiran Kentucky itu mengakui posisinya sulit saat kuliah. Sebab, harus membagi waktu antara kegiatan akademis dan bermusik. Terlebih, jurusannya mewajibkan praktikum dan responsif untuk menunjang nilai ujian akhir. Terlebih, ia juga tidak selalu dapat “titip absen” dengan teman-temannya.

“Itulah kendala dari masa lalu saya di UGM,” ujar Duta.

Semasa kuliah, Duta menceritakan dirinya menyelesaikan 80 SKS. Pasalnya, pada tahun 1998, Sheila on 7 mulai masuk dapur rekaman dan tahun 1999 album pertama Sheila on 7 dirilis. Makanya, ia merasa bangga ketika melihat ada lulusan UGM yang dapat menemukan pekerjaan sesuai dengan yang diharapkan.

“Tapi kita harus saling melengkapi ya, ada yang memang pinter akademis, ada yang kayak saya suka nyanyi. Mudah-mudahan kita selalu dipertemukan dalam waktu tertentu ke depan, supaya bisa saling melengkapi,” katanya.

“Saya menghibur teman-teman semua dan teman-teman semua memberikan cerminan yang baik buat saya juga,” sambung Duta disambut tepuk tangan meriah dari alumni UGM.

“Di luar cerita agak sedih memilukan zaman kuliah ini, sebenarnya saya sama Adam punya satu kebanggaan. Bahwa meskipun kuliah kami enggak selesai, fapi Alhamdulillah kami termasuk anak-anak yang dari kecil enggak pernah ngentekke duit wong tuwo nggo sekolah (menghabiskan uang orang tua untuk sekolah),” kata Duta.

Maksudnya, Duta dan Adam merasa beruntung karena sejak SD hingga kuliah selalu masuk ke sekolah dan perguruan tinggi negeri. (seph – sisidunia.com)