Home » News » Tak Terima Dikaitkan, Eggi Sudjana Laporkan Bos Saracen

Tak Terima Dikaitkan, Eggi Sudjana Laporkan Bos Saracen



Jakarta – Pengacara Eggi Sudjana melaporkan beberapa orang terkait pencatutan namanya dalam struktur pengurus kelompok Saracen, penyebar konten ujaran kebencian dan hoaks berbau suku, agama, ras dan antargolongan, ke Bareskrim Polri, Senin (28/8/2017).

Tak Terima Dikaitkan, Eggi Sudjana Laporkan Bos Saracen

Eggi Sudjana

Eggi tak datang sendiri ke Bareskrim memasukkan laporannya, namun diwakili oleh kuasa hukumnya, yang diketuai oleh Razman Arif Nasution.

Baca juga : Gubernur Papua Kembali Mangkir di Panggilan Kedua

“Terlapornya ada tiga orang dan nanti kami akan lihat perkembangan lebih lanjut,” kata Razman usai menyampaikan laporan ke Bareskrim.

“Pertama Jasriadi. Kedua, Dedy Mawardi. Ketiga Sunny Tanuwidjaja,” ucap Razman.

Sebagaimana diketahui, Jasriadi selama ini disebut sebagai pimpinan kelompok Saracen. Adapun Dedy Mawardi merupakan Ketua Bidang Hukum Sekretariat Nasional Jokowi dan Sunny dikenal sebagai mantan staf Basuki Tjahaja Purnama saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta.

Pihak Eggi Sudjana melaporkan Jasriadi dan dua orang tersebut atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah melalui media, yang menuduh Eggi terlibat Saracen.

Ketiganya dituduh melanggar Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP juncto Pasal 45 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Adapun ancaman hukumannya yakni enam tahun penjara.

“Menurut pembicaraan kami dengan Cyber Crime dan (Direktur Tindak) Pidana Umum juga, kami sepakat unsurnya masuk,” kata dia.

Laporan tersebut diterima oleh Bareskrim Polri dengan Laporan Polisi Nomor LP/866/VIII/2017 Bareskrim tanggal 28 Agustus 2017.

“Kami berharap laporan ini tidak hanya sampai di sini. Harus segera diproses sebagaimana cepatnya mereka memproses Jasriadi pemimpin Saracen,” ucap Razman.

Menurut Razman, Eggi merasa menjadi target oleh pihak-pihak berkepentingan. Namun, ketika ditanya siapakah pihak yang berkepentingan itu, Razman tidak menyebut dengan jelas.

“Bisa dibilang dia (Eggi) ini pembela yang sangat getol membela Habieb Rizieq. Mungkin orang-orang yang anti kepada Habieb Rizieq. Sehingga dia (Eggi) akan dijadikan Habieb Rizieq kedua,” tutur Razman.

(Seph – sisidunia.com)