Home » News » Dua Anggota Polantas Ditahan Karena Gunakan Narkoba Saat Bertugas

Dua Anggota Polantas Ditahan Karena Gunakan Narkoba Saat Bertugas



Jakarta – Dua anggota polantas yang menggunakan narkotika saat bertugas telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Narkoba Polda Metro Jaya.

AParat Reserse Narkoba Amankan PNS dari Riau Saat Pesta Narkoba

Gambar Ilustrasi

Terduga Brigadir DF dan Brigadir RPF ditahan setelah diperiksa oleh Bid Propam Polda Metro Jaya.

“Surat dari Propam sudah ada, menyampaikan bahwa ini (pelaku) ditahan ditahanan narkoba, kalau nggak salah dua orang, narkoba semua,” kata Halim, Sabtu, (26/8/2017).

Meski begitu, Halim masih enggan membeberkan barang bukti yang ditemukan dari anak buahnya itu. Pasalnya, dirinya mengaku belum diberi tahu oleh Propam sebagai pihak yang menangani. “Jangan nanya saya (barang bukti) saya nggak tahu itu proses Propam,” tuturnya.

Selain itu, Halim juga tidak menampik jika ada anggotanya yang diperiksa karena terlibat aksi pungutan liar (pungli) kepada pengguna jalan. Namun, saat ini masih ada dua oknum lagi yang dicari karena melarikan diri.

“Masih ada katanya yang melarikan diri kami disuruh Propam untuk dihadapkan, ada dua orang. Belum tahu (aksi pungli) karena masih pemeriksaan di Propam,” ucap dia.

Untuk mencegah terulangnya hal memalukan yang mencoreng institusi Polri tersebut Halim akan lebih melakukan pendekatan terhadap anak buahnya termasuk pembinaan rohani.

“Kita perbanyak pembinaan rohani mental sama anggota, kita terbuka sama anggota supaya komunikasi tidak tertutup,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, anggota Biroprovos Divpropam Polri telah mengamankan beberapa anggota Ditlantas Polda Metro Jaya karena diduga telah melakukan pungli terhadap pengendara di pintu TOL Semanggi, Selasa, (22/8/2017). Dari anggota yang diamankan tersebut juga diketahui telah mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

Hal itu berdasarkan temuan anggota Biroprovos Divpropam Polri berupa narkoba jenis sabu dan alat hisap (bong), sedotan, bungkus clip sabu didalam kendaraan milik anggota. Dua oknum polisi tersebut yakni Brigadir DF dan Brigadir. (seph – sisidunia.com)