Home » News » Memanas, Ini Pesan Kiai Ma’ruf Amin Jelang Pilkada Jawa Barat 2018

Memanas, Ini Pesan Kiai Ma’ruf Amin Jelang Pilkada Jawa Barat 2018



Bandung – Munculnya isu SARA yang dihembuskan kelompok tertentu setiap menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah, termasuk menjelang Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 membuat prihatin Rais ‘Aam PBNU Kiai Ma’ruf Amin.

Memanas, Ini Pesan Kiai Ma'ruf Amin Jelang Pilkada Jawa Barat 2018

Kiai Ma’ruf Amin

“Jangan terprovokasi, agama jangan sampai diacak-acak,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/8/2017).

Baca Juga : Kabar Gembira, Ada SIM Gratis Untuk Warga Bernama Agus

Ketua Umum MUI Pusat itu mengimbau kepada seluruh masyarakat agar setiap isu yang berkembang disikapi secara bijaksana dan dewasa. Jika sifat dan sikap kedewasaan muncul, maka masyarakat tidak akan mudah terprovokasi apabila terdapat pihak-pihak atau kelompok tertentu mengaitkan isu agama dengan kepentingan politik Pilkada.

Pada Pilkada atau Pilgub Jabar nanti, terdapat kader Nahdhiyyin yang akan maju, yakni Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Ma’ruf menilai sosok Dedi sebagai orang yang rajin menyapa dan bertemu warganya, baik dalam kapasitasnya sebagai bupati maupun sebagai Ketua DPD Golkar Jawa Barat.

Sebagai penganut Aqidah Islam Ahlu Sunnah wal Jama’ah, kata Kiai Ma’ruf, Dedi berhasil menerjemahkan nilai-nilai Nahdhiyyin yang selama ini hanya berada dalam lingkup pesantren ke dalam kebijakan yang memiliki cakupan yang lebih luas.

Hal tersebut dibuktikan dengan pemberlakukan program pendalaman kitab kuning untuk pelajar Purwakarta di sekolah umum, juga program pendidikan berbasis madrasah dan pesantren sebagai jalan tengah atas polemik Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 tahun 2017 tentang Full Day School. (seph – sisidunia.com)