Home » News » Beredar Kabar Hoax Rumah Sandiaga Uno Digeledah KPK

Beredar Kabar Hoax Rumah Sandiaga Uno Digeledah KPK



Jakarta – Sebuah artikel dari blog breakingnewsterkini.blogspot.co.id disebar di sejumlah grup WhatsApp. Berita ini menyatakan bahwa ada rumah Sandiaga Uno digledah oleh pihak KPK.

Beredar Kabar Hoax Rumah Sandiaga Uno Digeledah KPK

Screenshoot dari blog breakingnewsterkini.blogspot.co.id

Kalimat yang dicetak tebal (bold) tersebut tentu sangat eye-catching. Ketika link itu diklik, Anda akan diarahkan ke sebuah artikel yang di dalamnya terdapat sebuah foto penyelidik KPK sedang melakukan penggeledahan di sebuah rumah.

Baca Juga : Hadang ISIS, Pasukan Kurdi Kirimkan Tentara Wanita

Ternyata berita itu adalah hoax. Sebab, foto yang dipasang bukan rumah Sandiaga Uno atau Sandi Uno. Rumah itu merupakan tempat tinggal Gubernur (nonaktif) Sulawesi Tenggara Nur Alam di Jalan Mikasa D2, Patra Kuningan, Jakarta Selatan.

Nur Alam memang terjerat perkara dan ditangani KPK. Rumahnya pernah digeledah sesaat setelah dia ditetapkan sebagai tersangka pada 23 Agustus 2016. Entah bagaimana ide menjadikan foto rumah Nur Alam itu sebagai hoax untuk Sandiaga Uno. Padahal, Sandi tidak pernah ngontrak atau ngekos di rumah Nur Alam.

Dari penelusuran Jawa Pos, blog breakingnewsterkini tersebut mencomot foto portal berita tempo.co. Pencomotan itu dilakukan dengan cara screenshot. Itu bisa dilihat dari nama file foto di breakingnewsterkini.

Foto yang sama pernah dijadikan bahan hoax, tapi korbannya partner Sandi, Anies Baswedan. Saat itu ada informasi hoax yang disebarkan bahwa KPK menjemput paksa Anies Baswedan di rumahnya karena tersandung korupsi dana Frankfurt Book Fair.

Informasi hoax serupa sebenarnya mulai menyebar menjelang putaran kedua pilkada DKI Jakarta pada 20 April lalu. Bukan hanya blog breakingnewsterkini.blogspot.co.id yang menyebarkan. Ada pula blog-blog lain yang kepemilikannya sulit dideteksi.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah memastikan tak ada penggeledahan rumah Sandiaga Uno. ’’Udah saya cek. Tidak benar informasi itu,’’ katanya. Sandi memang pernah diperiksa KPK. Tapi, kapasitasnya hanya saksi atas perkara korupsi yang berkaitan dengan PT Duta Graha Indah (DGI). Sandi memberikan keterangan untuk melengkapi berkas perkara tersangka mantan Dirut PT DGI Dudung Purwadi.

Dudung terjerat perkara korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana tahun anggaran 2009–2011. Sandi memang pernah menjabat komisaris PT DGI, yang kini berubah menjadi PT Nusa Konstruksi Engineering.

Febri mengatakan, PT NKE telah mengembalikan uang melalui rekening penitipan KPK. Uang tersebut terkait dengan indikasi korupsi di Universitas Udayana. Uang yang dititipkan sekitar Rp 15 miliar. Pengembalian tersebut akan masuk berkas perkara untuk proses hukum lebih lanjut.

’’Jumlah kerugian keuangan negara secara pasti bergantung pada putusan pengadilan nantinya,’’ terang mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu.

Fakta
KPK tidak pernah menggeledah rumah Sandiaga Uno.
Foto dalam kabar palsu itu adalah penggeledahan rumah Gubernur (nonaktif) Sulawesi Tenggara Nur Alam di Patra Kuningan, Jaksel, 23 Agustus 2016. (seph – sisidunia.com)