Home » News » Polisi Amankan 29 Orang Setelah Razia Kampung Narkoba

Polisi Amankan 29 Orang Setelah Razia Kampung Narkoba



Jakarta – Kampung narkoba dekat Kampung Ambon Kapuk Pulo, Cengkareng, Jakarta Barat kembali diobrak-abrik oleh polisi, Senin, (7/8/2017). Polisi mengamankan 22 paket sabu dengan total seberat 18 gram dengan 29 orang.

Polisi Amankan 29 Orang Setelah Razia Kampung Narkoba

Gambar ilustrasi

Dari total 29 orang yang diamankan teraebut terdiri dari 6 orang perempuan dan 23 laki-laki.

Baca Juga : Tersangka Kasus Pembakaran Pria di Bekasi Sudah Ditetapkan

“Hasil penyelidikan itu tim melakukan penindakan dan berhasil menangkap 29 yang diduga pelaku tindak penyalahgunaan narkotika. Dari 29 orang ini 23 laki-laki kemudian enam perempuan,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Royce Hary Langie, Senin, (7/8/2017).

Ia menjelaskan, hasil ini merupakan pengembangan dari serangkaian pengungkapan penyalahgunaan nerkotika jenis sabu diantaranya 60 kg sabu pada 2 Agustus 2017 di pusat perbelanjaan di Jakarta Barat dan sabu jaringan Malaysia.

“Sebelumnya itu ada rangkaian tindakan hukum dari jaringan Malaysia berdasarkan kesimpulan sementara ada mengarah ini inisial yang masih kita sembunyikan ini mengarah kepada Kapuk Pulo atau Kampung Ambon yang biasa dikenal,” bebernya.

Dari keseluruhan orang yang diamankan, berdasarkan hasil tes urine 25 orang positif mengkonsumsi narkotika jenis sabu dengan 6 orang oerempuan dan 19 laki-laki.

“Kemudian tadi di TKP ada salah satu tersangka yang melakukan perlawanan dia mengejar petugas, sehigga petugas melakukan tindkan tegas terukur sekarang yang bersangmutan ada di RS Polri atas nama HM,” ucap Royce.

Sementara Kasat Narkoba AKBP Suhermanto mengatakan, 29 orang pelaku tersebut diamankan ditiga lokasi berupa lapak-lapak tapi masih saling berdekatan. “Mereka ditangkap disekitar samping kompleks Kampung Ambon di sekitar tempat pembuangan sampah di kali Apuran, di bedeng-bedeng,” tuturnya.

Dari tangan pelaku selain mengamankan 18 gram sabu, polisi juga menyita beberapa alat hisap sabu, uang tunai Rp6 juta, berbagai senjata tajam, dan handphone.

(seph – sisidunia.com)