Home » Gaya Hidup » Jika Dia Bisa Membuatmu Tertawa Kamu Bisa Memilih Dia Menjadi Suamimu

Jika Dia Bisa Membuatmu Tertawa Kamu Bisa Memilih Dia Menjadi Suamimu



Jakarta โ€“ Pernikahan bukanlah hal main โ€“ main dalam kehidupan. Bukanlah marathon yang harus berlari cepat.

Jika Dia Bisa Membuatmu Tertawa Kamu Bisa Memilih Dia Menjadi Suamimu

Ilustrasi

Dalam pernikahan selalu ada hal โ€“ Hal yang membuat bahagia, pesta pernikahan, liburan keluar negeri, atau kelahiran anak. Namun dalam masa bahagia tersebut terdapat pula masa sulit.

Dalam masa sulit tersebut, Anda harus dapat melalaui hal itu dengan baik. Agar tetap terjaga hubungan Anda dengan pasangan. Akan terasa menyenagkan jika ada obrolan seru dan mengudang tawa dirumah.

Di akun twitternya @sarcasticmommy4, Lisa Munn yang seorang penulis mengatakan ia dan suaminya selalu bergantung pada humor untuk melalui pernikahannya yang penuh warna selama 18 tahun. Tangatang yang pernah Lisa dan suami alami antara lain, perubahan pekerjaan, beberapa kali pindah rumah, pola asuh.

Munn juga menambahkan bahwa hidup memang sulit. Namun akan terasa lebih menyenangkan jika pasangan kita bisa membuat kita ceria dan tersenyum ketika merasa tak ada yang bisa kita lakukan. Tak ada ruginya jika kita menceritakan situasi berat dengan sedikit humor.

Terdapat penelitian yang juga mengungkapkan bahwa tertawa bersama bisa menjadi indikator seberpa kuat sebuah pasangan menjalani hidup bersama.

Ditahun 2015 terdapat sebuah sekali kecil yang dilakukan oleh Laura Kutrz dan Sara Aloge. Merka menemukan kaitan kuat anatara sebrpa sering pasangan tertawa bersama dengan seberapa sering pasangan merasa dekat dan didukung satu sama lain.

Dalam penelitian tersebut terungkah bahwa, pasangan yang sering tertawa spontan bersama ternyata merasa ikatannya lebih kuat. Mereka juga saling mendukung dalam berbagai macam situasi.

Kutrz juga menambahkan bahwa hasilnya berbeda dengan pasangan yang tidak berbagi tertawa bersama. Berbagi tertwa disini maksudnya bukan seberpa sering pasangan Anda tertawa atau mebuat Anda tertawa, tetapi momen ketika Anda dan pasangan tertawa bersama.

Karl Pillemer, merupakan profesor pengembangan manusia dari Universitas Cornell, pernah melakukan wawancara pada 700 orang Amerika berusia 65 tahun keatas untuk bukunya 30 Lesson for loving. Ia menemukan bahwa salah satu kunci hubungan yang langgeng adalah berbagi selera humor.

Ia juga menambhakan bahwa nasihat penting dari orang yang sudah lama menikah adalah untuk lebih ceria setiap harinya. Dan petingnya selalu tertawa bersama.

Namun berhati โ€“ hatilah saat melakukan humor dengan pasangan. Jangan melakukan humor yang melebar menjadi sarkas dan menyindir. Komentar sakarstik mungkin muncul lucu bagi orang yang meontarkannya namun belum tentu bagi yang menrima. Itu dapat membunuh sebuah hubungan.
Kuncinya hanyalah bisa tertawa bersama.

Lihat Juga: Pria Pengidap HIV Tiduri 100 Wanita Demi Penyucian Diri

James Breakwell yang merupakan seorang penulis, suami dan ayah empat anak ini dalam akun twitternya @XplodingUnicorn yang sangat terkenal, mengatakan bahwa menghadapi stress dalam hidup ini ia selalu berusaha untuk tertawa.

Ia juga mengatakan bahwa selera humor menyelamatkan saya setiap hari. Sebagai penulis komedi ia merasa cukup terbantu. Jika setiap kali hal tak menyenangkan terjadi dalam hidupnya, ia pasti akan mebuat lelucon dan berharap itu akan menjadi uang. Kemudia ia dan istri tak terlalu sedih, selalu ada keuntungan dalam setiap kesusahan. Ia telah menikah selama 10 tahun dengan istrinya.

(Ciprobo-sisidunia.com)