Home » News » Aksi Pelecehan Seksual Resahkan Warga Tanjung Selor

Aksi Pelecehan Seksual Resahkan Warga Tanjung Selor



Tanjung Selor – Aksi pelecehan seksual dengan cara meremas payudara perempuan baru-baru ini tengah marak terjadi di Tanjung Selor. Kota yang disebut sebagai Kota Ibadah itu kini sedang rawan kasus pelecehan seksual terhadap wanita di jalan raya.

Aksi Pelecehan Seksual Resahkan Warga Tanjung Selor

Gambar Iluistrasi

Kejadian itulah yang juga dialami oleh seorang wanita berinisial DS (22) yang berprofesi sebagai karyawati swasta. DS mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada hari rabu (2/8/2017) kemarin sekitar pukul 14.00 WITA di jalan Sabanar Lama, Tanjung Selor.

Baca Juga :  Gara – Gara Lakukan Transaksi Sabu Kedua Suami Istri Ini Ditangkap

Wanita berjilbab ini menceritakan bahwa dirinya saat itu hendak menuju Dermaga Kayan II Sabanar Lama dari jalan Sengkawit untuk mengambil kiriman ijazah dari Tarakan.

“Memang sejak di persimpangan traffic light jalan Sengawit-jalan Sabanar Lama, ada seorang pria tak dikenal mengendarai Yamaha Mio Soul GT biru dan membututinya hingga jembatan Sabanar Lama,” terangnya di kantor polisi pada hari kamis (3/8/2017) kemarin.

Tak hanya membuntuti, pria yang juga terlihat seorang diri tersebut kemudian mendekatkan kendaraan yang ditumpanginya ke sepeda motor DS dari sebelah kiri. Setelah berhasil mendekatkan kendaraan, pria tersebut cepat-cepat meremas payudara DS kemudian langsung melarikan diri.

“Setelah itu langsung memacu motornya ke Jalan Padaelo,” ungkapnya.

Namun sayangnya DS tak dapat membuntuti pelaku pasalnya saat itu dirinya terhalang truk yang sedang banyak di Jalan Padaelo. DS mengingat ciri-ciri pelaku diantaranya menggunakan jaket berwarna hitam, celana pendek coklat, bertubuh gemuk dan menggunakan helm honda warna hitam.

“Cuma wajahnya tidak jelas terlihat karena kaca helmnya menggunakan kaca chrome hitam,” katanya.

DS juga menambahkan bahwa saat kejadian dirinya tidak sempat melihat nomor kendaraan pelaku.

“Yang saya ingat hanya dua angka yaitu 84,” sebutnya.

DS juga mengingatkan bahwa di daerah Sabanar Lama saat ini rawan pelecehan seksual seperti yang menimpanya kemarin.

“Buat wanita kalau lewat daerah situ harus hati-hati agar tak tertimpa kejadian yang serupa,” imbuhnya.

Berita pelecehan seksual tersebut juga dibenarkan oleh Kapolres Bulungan, AKBP Muhammad Fachry melalui Ps Kasubbag, Humas Aiptu Tutut Murdayanto. Tutut Murdayanto mengaku bahwa baru-baru ini ia juga menerima keluhan serupa namun dengan korban beberapa korban yang berbeda.

“Laporan serupa yang masuk sudah banyak. Saat ini kami masih berusaha mencari pelaku,” terangnya.
(seph – sisidunia.com)