Home » News » Didepan Siswa, Kepsek Ini Gampar Seorang Guru

Didepan Siswa, Kepsek Ini Gampar Seorang Guru



Makassar – Seorang kepala sekolah lakukan pemukulan kepada seorang guru di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).  Kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Rappocini, Rabu (3/8/2017) lalu.

Didepan Siswa, Kepsek Ini Gampar Seorang Guru

Ilustrasi Gambar

Abd Malik Azkari, Kepala SMKN 1 Sulsel memukul guru otomotif, Burhanuddin Selimin di kantin sekolah. Pemukulan disaksikan beberapa siswa SMKN 1 Sulsel yang berada di dalam kantin.

Baca Juga : Terjadi Perampokan Truk Ekspedisi, Supir Dibuang ke Semak-Semak

Kejadian bermula saat Burhanuddin berada di luar kantin bersama dengan siswanya. Mereka telah bersiap-siap untuk pulang ke rumahnya.

Tiba-tiba kepala sekolah datang marah-marah di dalam kantin. Ia mengambil sebuah kursi kayu, kemudian memukuli seorang pria bernama Anjas. Korban merupakan salah satu mitranya yang pernah merakit mobil tenaga Surya di SMKN 1 Sulsel.

Burhanuddin mencoba melerai. Namun dia justru menjadi sasaran berikutnya. Malik juga memukul Burhanuddin dengan kursi kayu. Kejadian itu disaksikan beberapa siswa SMKN 1 Sulsel, termasuk pemilik kantin.

Tak terima dipukuli, guru otomotif, Burhanuddin langsung melaporkan Malik ke Polsek Rappocini.

Kapolsek Rappocini Kompol Kodrat Muhammad Hartanto yang dikonfirmasi, Kamis (3/8/2017), mengaku telah menerima laporan korban.

Kodrat mengatakan, laporan korban terlampir dengan nomor STPL/888/VII/2017/Restabes MKSR/Sek Rappocini

Tak terima dipukuli, guru otomotif, Burhanuddin langsung melaporkan Malik ke Polsek Rappocini.

Kapolsek Rappocini Kompol Kodrat Muhammad Hartanto yang dikonfirmasi, Kamis (3/8/2017), mengaku telah menerima laporan korban.

Kodrat mengatakan, laporan korban terlampir dengan nomor STPL/888/VII/2017/Restabes MKSR/Sek Rappocini.

“Laporan korban sudah kami terima dan sementara mempelajarinya. Selanjutnya akan dilakukan pemanggilan terhadap terlapor,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Sulsel Abd Malik Azkari kepada awak media mengaku kejadian itu spontanitas. Kejadian itu menurutnya tidak disengaja dan siap mempertanggungjawabkan ucapnya jika dirinya dilapor ke pihak berwajib.

(seph – sisidunia.com)