Home » News » Kalajengking di Perah? Ada Alatnya

Kalajengking di Perah? Ada Alatnya



Jakarta – hewan bernama kalajengkin ini termasuk hewan yang menankutkan. Bagaiman tidak, walaupun berbadan kecil tetapi memliki bisa yang menakutkan.

Kalajengking di Perah? Ada Alatnya

Kalajengking

Di Maroko terdapat sekelompok peneliti yang tengah menciptakan alat yang dapat memerah racun kalajengking. Alat tersebut di kontrol dengan menggunakan remote.

Alat tersebut digunakan pada ekor atau buntu kalajengking, kenudian listrik digunakan untuk menstimulasi kelenjar racun yang ada di tubuh kalajengking.

Menrut Mouad Mkamel, pemimpin penelitian di Ben M’sik Hassan II University, Kasablanka, kepada Reuters 1/8/2017 mengatakan bahwa alat ini bisa begiu spesial adalah keamanan dan kecepatannya. Jika dulunya racun hanya bisa diambil dari sekitar 10 kalajengking dalam sehari, sekarang bisa mencapai 150 kalajengking yang bisa di ambil racunnya dalam sehari.

Racun kalajengkin menurut para peneliti memang merupakan racun yang luar biasa. Bagaimana tidak, racun kalajengking secara rata –rata dalam satu gramnya dapat di jual dengan harga mencapai 8000 dolar amerika atau sekitar Rp 106 juta.

Akan lebih mahal lagi jika racun kalajengking tersebut diperoleh dari kalajengking spesies langka. Harga jualnya bisa mencapai 12.000 dolar Amerika atau setara Rp 120 juta.

Walaupun racun kalajengking ini berbahaya bagi manusia. Ternyata racun kalajengking ini mengandung ratusan komponen yang berguna bagi kesehatan setelah dihancurkan ketingkat molekuler. Selain itu racun kala jengking ini dapat menjadi pestisida.

Lihat Juga: Latihan Pasukan Elite Menewaskan Warga Riau

Karena kesulitannya dalam mengambil racun kaljengking tersebut, kebutuhan akan racun kalejengking tersebut yang membuat harganya begitu sangat mahal.

Dengan di ketemukannya alat pemerah kalajengking ini diharapkan pengambilan racun kalajengking tidak selangka dan semahal dulu lagi.

Sekarang peneliti sedang menunggu hak paten alat tersebut agar disetujui dan dapat di prosuksi secara masal.
(Ciprobo-sisiduni.com)