Home » News » Polisi Diminta Menindak Tegas Para Pelanggar Trotoar

Polisi Diminta Menindak Tegas Para Pelanggar Trotoar



Jakarta – sering kita melihat trotoar yang di peruntukkan untuk pejalan kaki malah terkadang dilalui kendaraan bermotor roda dua. Ada saja alasan pengendara motor untuk dapat melewati trotoar tersebut.

Polisi Diminta Menindak Tegas Para Pelanggar Trotoar

Ilustrasi

Kebanyakan alasan pengendara motor lewat diatas trotoar demi menghindari kemacetan. Hal tersebut tidak dapat dibenarkan karena dapat menganggu keselmatan para pejlan kaki.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta sangat prihatin dnegan adanya hal tersebut. Karena itu mereka meminta kepada kepolisian untuk menindak tegas para pengenddara motor yang lewat di trotoar.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah saat ditemui di Balai Kota, Selasa 1/8/2017 mengatakan bahwa pihaknya sebenarnya sudah mengusulkan kepada Dirlantas Polda metro Jaya agar sekiranya sanksi yang berupa tilang tidak jera – jera juga, SIM pengendara bermotor ini dapat di beri lubang.

Untuk sanksi tidak hanya berupa surat tilang, bisa juga mmberikan peringatan keras kepada pengendara motor agar tidak mengullangi perbuatannya dengan membuat Surat Ijin Mengemudinya di beri lubang. Ini supaya ada efek jera bagi si pelanggar.

Andri juga mengatakan bahwa jika pengendara yang diberi sanksi sampai tiga kali tidak jera, maka dapat di cabut Surat Ijin Mengemudi-nya. Ia berharap pengendara sudah jera hanya dengan SIM nya di lubangi.

Pelanggar masih terus bertamabah, walaupun sudah ada sanksi tilang dan denda sebesar Rp 100ribu. Sanksi tersebut ternyata belum meberikan efek jera.

Lihat Juga: Tertular Kutu Dar Kucing Liar, Wanita di Jepang Ini Tewas

Kedepannya cara keras dalam menindak pelanggar motor yang melewati trotoar memang harus dilakukan. Penarikan SIM dirasa cara yang tepat agar pengendara motor dapat berpikir ulang jika akan melewati trotoar.

Selama satu bula ini nanti akan dilakukan “Bulan Tertib Trotoar”, dan sanksi – sanksi yang telah disebutkan tadi dapat di terapkan dalam agenda bulan tertib motor.

Andri menegaskan bahwa kita harus berani melakukan formula baru agar betul-betul terasa hasil dari formula tersebut sehingga ketertiban di trotoar akan terasa.
(Ciprobo-sisidunia.com)