Home » Sains » Simulasi Galaksi Terbesar Dibuat Oleh Peneliti Tiongkok

Simulasi Galaksi Terbesar Dibuat Oleh Peneliti Tiongkok



Jakarta – Siapa yang tak kenal Galaksi, kumpulan dari berbagai bintang, planet dan benda langit lainnya. Manusia dapat melihat keindahan luar angkasa dengan adanya bantuan teknologi satelit dan tentu saja komputer super canggih.

 Simulasi Galaksi Terbesar Dibuat Oleh Peneliti Tiongkok

Ilustrasi-Galaksi

Baru-baru ini tim peneliti asal Tiongkok menguji superkomputer paling cepat di dunia dan menggunakannya untuk membuat virtual alam semestas terbesar yang pernah ada.

Pengujian ini bagi tim peneliti merupakan “pemanasan” untuk mesin yang mereka sebut “Sunway TaihuLight”. Mesin ini menggunakan 10 juta CPU core untuk dapat menjalankan simulasi ini.
Simulasi yang dilakukan oleh peneliti Tiongkok hanya mampu berjalan 1 jam saja. Sementara simulasi di Swiss bisa berlangsung selama 80 jam.

Padahal galaksi yang dibuat oleh Sunway ini 5 kali lebih besar dari simulasi yang dijalankan oleh alhi Astrofikasi dari University of Zurich pada bulan Juni lalu, menurut South China Morning Post, media berbahasa Inggris asal Hongkong, red.

Simulasi pembuatan galaksi ini diperuntukan untuk membantu para ahli astronomi dalam mencari kawasan paling berpoteni untuk diinvestigasi, serta dapat membantu para peneliti mencari tahu tentang komponen misterius yang terdapat diluar angkasa seperti dark matter dan dark energy.

Simulasi yang di lakukan oleh tim peneliti Tiongkok juga di buat untuk menunjukkan proses terciptanya galaksi dan juga proses ekspansinya sekitar puluhan juta tahun setelah Big Bang. Namun, mereka tidak dapat melanjutkan simulasi ini. Menurut ketua peneliti Gao Liang, ada klien lain yang ingin menggunakan superkomputer Sunway.
SCMP mengatakan, superkomputer yang dibuat oleh Tiongkok biasanya memiliki kelemahan dan jarang bisa bekerja dengan kekuatan penuh. Tim peneliti harus bisa menemukan cara unutk memaksimalkan kekuatan Sunway.

Gao mengaharapkan untuk dapat melakukan simulasi, kelahiran galaksi sampai saat ini. Patut diketahui, galaksi telah berumur 13.8 miliar tahun. Namaun, untuk melakukan itu, mereka harus menunggu penerus superkomputer Sunway diluncurkan. Superkomputer genrasi berikutnya ini bisa dikatakan harus dapat bekerja 10 kali lipat lebih cepat dari Sunway dan mungkin akan digunakan pada tahun 2019.
(Ciprobo-sisidunia.com)