Home » News » Haruna Ditetapkan Sebagai TPPO Ketika Berangkatkan 93 TKI Ilegal

Haruna Ditetapkan Sebagai TPPO Ketika Berangkatkan 93 TKI Ilegal



Kupang – Penyidik Polres Kupang Kota menetapkan Haruna (41), warga Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagai tersangka tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dalam kasus 93 calon tenaga kerja asal Malaka.

Haruna Ditetapkan Sebagai TPPO Ketika Berangkatkan 93 TKI Ilegal

Ilustrasi

Penyidik menetapkan Haruna sebagai tersangka setelah memeriksa 93 orang calon tenaga kerja asal Kampung Namfalus, Desa Rainawe, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, Selasa (25/7/2017).

Baca juga : Pria Ini Bunuh Diri Menggunakan Sangkur Usai Cekcok Dengan Kekasihnya

Haruna sebagai perekrut dijerat Pasal 2 ayat (1) Sub Pasal 10 Undang-undang Nomor 21/2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Namun, Haruna tak ditahan aparat kepolisian Polres Kupang Kota karena ancaman hukuman bagi pelaku TPPO di bawah lima tahun kurungan.

“Tersangka kita terapkan wajib lapor,” kata Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon Ch Nugroho melalui Kasat Reskrim, AKP Alnofriwan Zaputra di Kupang Jumat (28/7/2017).

Dalam pemeriksaan, penyidik tidak menemukan dokumen pengerah tenaga kerja sebagai dokumen resmi.

“Saya tidak menemukan dokumen yang menunjukkan mereka adalah TKI. Yang jelas mereka berniat berangkat ke Papua untuk bekerja sesuai info yang mereka dapat dari rekannya bahwa ada perusahan yang membutuhkan tenaga kerja di sana,” katanya.

Sementara terhadap 93 calon TKI yang 11 di antaranya anak-anak di bawah umur, sudah diserahkan ke Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTT. “Selanjutnya urusan dinas,” katanya.

(bens – sisidunia.com)