Home » News » Mahasiswa Baru Politeknik Batam Tewas Usai Diospek Marinir

Mahasiswa Baru Politeknik Batam Tewas Usai Diospek Marinir



Batam – Seorang mahasiswa baru Politeknik Batam dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (26/7/2017) malam usai mengikuti ospek. Ospek yang dilaksanakan sejak Senin (24/7/2017) ini dibimbing oleh beberapa anggota satuan Marinir.

Mahasiswa Baru Politeknik Batam Tewas Usai Diospek Marinir

IIustrasi

Sebelum meninggal dunia, mahasiswa baru Poltek Batam ini sempat dilarikan ke RSUD Embung Fatimah. Namun sayangnya, nyawanya tak terselamatkan.

Awak media yang mencoba menggali informasi di RSUD Embung Fatimah tidak menemukan informasi yang jelas. Seluruh pegawai RSUD Embung Fatimah enggan memberikan komentar. Namun dari pantauan, beberapa anggota Satuan Marinir tampak berjaga-jaga di RSUD Embung Fatimah.

Baca juga : Perbuatan Tak Pantas Ditiru, Booming Foto Seorang Siswa Merokok Waktu Sang Guru Menerangkan

Sementara itu, Tari, Humas Poltek Batam membenarkan berita tersebut. Ia mengaku bahwa staf bagian kepegawaian dan kemahasiswaan telah membesuk jenazah ke RSUD Embung Fatimah, tadi malam. “Kita belum mendapat informasi pastinya karena bagian kepegawaian dan kemahasiswaan baru kesana tadi malam,” katanya saat dihubungi melalui telepon seluler.

Mahasiswa Politeknik Batam yang dikabarkan meninggal dunia usai mengikuti kegiatan ospek itu berasal dari jurusan Teknik Perawatan Pesawat Udara. Ia merupakan mahasiswa baru tahun ajaran 2017/2018.

“Beliau mahasiswa baru dari Teknik Perawatan Pesawat Udara,” kata Tari, Humas Poltek Batam.

Sementara itu, Komandan Batalyon Infanteri 10 Marinir/ Satria Bhumi Yudha, Letnan Kolonel marinir Carles Arianto Lumban Gaol membantah bahwa kegiatan tersebuty merupakan ospek. Kegiatan itu kata carlse adalah latihan mental untuk bela negara.

“Saya luruskan ya, itu bukan kegiatan ospek, kalau di militer seperti latihan dasar militer,” katanya, Kamis (27/7/2017).

Saat dimintai keterangan terkait penyebab tewasnya salah satu mahasiswa itu, Carles enggan memberikan komentar.

Ia menjelaskan kasus kematian mahasiswa Poltek batam tersebut sudha ditangani oleh pihak berwajib.

Kendati demikian, Carles membenarkan kabar meninggalnya mahasiswa Poltek Batam. Namun ia enggan berkomentar lebih banyak. “Ini sudah ditangani oleh pihak yang berwajib. Jadi, kita tunggu saja, ya,” katanya.

(bens – sisidunia.com)