Home » News » Sebelum Keberangkatan Haji empat Jemaah Dari Semarang Meninggal Dunia

Sebelum Keberangkatan Haji empat Jemaah Dari Semarang Meninggal Dunia



Semarang – Sebelum menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci empat jemaaf haji meninggal dunia terlebih dahulu sebelum waktu keberangkatan haji tiba di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Sebelum Keberangkatan Haji empat Jemaah Dari Semarang Meninggal Dunia

Gambar Ilustrasi

Menurut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Semarang, M Habib, keempat calon jemaah di wilayahnya itu meninggal akibat sakit yang dideritanya.

Baca Juga : Dua PNS Diringkus Polisi Diduga Tindakan Korupsi

“Selain usia yang sudah tua, mereka meninggal karena sakit komplikasi. Jadi dipastikan tidak berangkat,” kata Habib di kantornya pada Senin, (24/7/2017).

Selain empat orang meninggal, dua jemaah haji juga telah dipastikan menunda perjalanan haji tahun ini karena suatu alasan. “Istilahnya yang dua orang itu menunda dan bisa berangkat tahun berikutnya,” ujarnya.

Total jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci tahun ini sebanyak 2.108 orang. Mereka terdiri 982 orang laki-laki dan 1.126 perempuan.

Khusus jemaah termuda asal Kota Semarang kini berusia 19 tahun, sementara yang paling tua berusia 87 tahun.

“Untuk jemaah usia antara 11-20 tahun ada empat orang. Yang berusia 31 tahun ada delapan orang, jemaah usia 31-40 tahun ada 134 orang, jemaah usia 41-50 tahun ada 551 orang, jemaah usia 51-60 tahun ada 861 orang, jemaah usia 61-70 ada 417 orang, dan jemaah usia 70-80 tahun ada 70 orang,” ujarnya.

Ribuan jemaah haji itu terbagi dalam tujuh kloter. Gelombang pertama, kloter 18 jemaah haji asal Kota Semarang dijadwalkan berangkat pada 1 Agustus 207. Lalu kloter 66 berangkat pada 16 Agustus, kloter 67-70 pada 17 Agustus serta kloter 71 yang diberangkatkan pada (18/7/2017).

Habib menjelaskan, jemaah haji yang berangkat tahun ini adalah para pendaftar sejak 2011 atau enam tahun silam. Untuk pendaftar tahun ini nantinya diberangkatkan pada 18 tahun mendatang.

“Karena memang antreannya sangat panjang seiring penambahan kuota haji 10 ribu jiwa untuk semua wilayah Indonesia, termasuk Semarang,” katanya.

(seph – sisidunia.com)