Home » News » Polri dan BNN Razia Tempat Hiburan Malam Untuk Minimalisir Peredaran Narkoba

Polri dan BNN Razia Tempat Hiburan Malam Untuk Minimalisir Peredaran Narkoba



Denpasar – Dalam mencegah dan memberantas peredaran gelap narkoba di wilayah Bali, Polri dan BNN terus melakukan operasi gabungan.

Polres dan BNN Razia Tempat Hiburan Malam Untuk Minimalisir Peredaran Narkoba

Gambar Ilustrasi

Sejumlah tempat hiburan malam, termasuk Lapas Klas II A Denpasar, Kerobokan, disweeping pihak Kepolisian. Sering digelarnya razia ini untuk menyelamatkan masyarakat Bali dari penyalahgunaan narkoba yang efeknya begitu dahsyat untuk mematikan generasi penerus bangsa.

Baca Juga : Seorang Pria Yang Diduga Pelaku Pembakaran Lahan Sawit Diamankan Aparat

Sebanyak 190 personel terdiri dari 183 personel Polresta Denpasar dan 7 personel BNNK Badung menggelar razia atau sweeping ke Platinum Executive Club, di Jalan Suwung, Batan Kendal, Sesetan, Densel, Jumat (21/7/2017).

Sebelum pelaksanaan sweeping, seluruh personel mendapat arahan langsung dari Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo SH, MH, terkait teknis dan cara bertindak yang akan dilakukan saat kegiatan sweeping.

Sweeping yang dimulai pukul 23.30 Wita tersebut, langsung memeriksa tempat, karyawan, dan pengunjung Platinum Executive Club. Selama pemeriksaan berlangsung, Polisi tidak menemukan adanya barang bukti narkoba. Dalam kegiatan itu juga, 5 pemandu lagu dan 1 pengunjung diminta untuk menjalani tes urine namun semua hasilnya negatif.

Sedangkan saaat dilakukan pemeriksaan terkait surat perizinan seperti Surat Izin Tempat Usaha (SITU), Tanda Daftar Usaha Pariwisata dan SIUP-MB, semua lengkap dan masih berlaku.

Hanya polisi mendapatkan surat izin keramaian yang sudah habis masa berlakunya sejak 25 Juni 2017. Manajemen mengatakan bahwa pihaknya sedang mengurus surat izin keramaian tersebut dan saat ini masih dalam proses.

Sementara di tempat terpisah, jajaran Polresta Denpasar juga melakukan kegiatan sweeping di tempat hiburan malam yang ada di kawasan Jalan Camplung Tanduk, Seminyak, Kuta. Saat memeriksa di Mixwell Bar, Balijoe Bar, 8 Bar dan Bottom Up Bar, Polisi kembali tidak menemukan barang bukti narkoba. Selain itu, ketika dilakukan tes urine terhadap pengunjung dan karyawan, semua hasilnya negatif.

Saat dikonfirmasi, Kapolresta Denpasar membenarkan adanya pelaksanaan kegiatan sweeping tersebut.

“Kegiatan ini adalah salah satu upaya preventif untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat hiburan malam. Jika saat sweeping ditemukan barang bukti narkoba, maka akan dilakukan tindakan represif berupa penegakan hukum,” ujar Kombes Pol Hadi Purnomo, Sabtu (22/7/2017).

(seph – sisidunia.com)