Home » News » Perdana RSUD Jayapura Berhasil Lakukan Operasi Katerisasi Jantung

Perdana RSUD Jayapura Berhasil Lakukan Operasi Katerisasi Jantung



Jayapura –  Berita bahagia, perdana tim dokter RSUD Jayapura berhasil melakukan operasi katerisasi jantung sejak rumah sakit milik Pemprov Papua memiliki ruang operasi khusus jantung.

Perdana RSUD Jayapura Berhasil Lakukan Operasi Katerisasi Jantung

RSUD Jayapura

Direktur RSUD Jayapura dr Joseph Rinta kepada Antara, Minggu, mengatakan, operasi katerisasi pertama kali dilaksanakan Sabtu (22/7/2017) kepada tiga pasien dimulai pukul 10.00 WIT hingga pukul 15.00 WIT.

Baca Juga : Dua PNS Diringkus Polisi Diduga Tindakan Korupsi

Bahkan, salah satu dari tiga pasien jantung adalah pasien yang sebelumnya sudah memasang ring atau cincin di jantungnya, kata drg Rinta yang melanjutkan bahwa dalam operasi perdana tim dipimpin dr Darti didampingi dua rekannya.

Operasi katerisasi berjalan lancar dan saat ini ini pasiennya dalam kondisi stabil serta merupakan pasien BPJS, kata drg Rinta.

Mantan Kadis Kesehatan Papua itu mengatakan, dengan keberhasilan yang dilakukan tim dokter RSUD Jayapura maka pasien jantung tidak perlu dievakuasi ke rumah sakit diluar Papua karena RSUD yang berlokasi di kawasan Dok 2 Atas itu sudah mampu melakukannya.

Khusus untuk jantung, RSUD Jayapura bekerja sama dengan RS Harapan Kita di Jakarta sehingga para tenaga dokter maupun paramedis terus didampingi dan dilatih sehingga mereka benar-benar bisa menangani pasien jantung dengan baik.

Ruang operasi jantung RSUD Jayapura dibangun dengan dana sekitar Rp 60 miliar dan dilengkapi CT scan dan fasilitas katerisasi jantung serta laboratorium.

Saat ditanya tentang jumlah penderita jantung, Direktur RSUD Jayapura itu menyebutkan jumlah pasien jantung yang berobat ke klinik jantung setiap hari mencapai 50-an orang dan sebagian di antaranya harus melakukan katerisasi.

“Dengan beroperasi ruang jantung diharapkan tidak ada lagi pasien jantung yang dirujuk karena sudah dapat ditangani di RSUD Jayapura ini,” tutur dr Joseph Rinta.

(seph – sisidunia.com)