Home » News » Dua Saksi Kasus Dugaan Suap Proyek Lingkungan Penprov Bengkulu Daperiksa

Dua Saksi Kasus Dugaan Suap Proyek Lingkungan Penprov Bengkulu Daperiksa



Jakarta – Kasus dugaan penyuapan terkait proyek di lingkungan Pemprov Bengkulu tahun anggaran 2017 yang menggeret Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti (RM) beserta Istrinya Lily Martiani Maddani (LMM) sebagai tersangka akan terus didalami oleh KPK. Sebagai saksi LMM dua pekerja pekerja swasta juga akan diperiksa, Jumat (21/7/2017).

Dua Saksi Kasus Dugaan Suap Proyek Lingkungan Penprov Bengkulu Daperiksa

Gambar Ilustrasi

Kedua orang pekerja swasta itu akan diperiksa sebagai saksi. Mereka adalah Teza Arizal dan Rahmani Saifullah.

Baca Juga :  Anggi Sudriana Divonis 7 Tahun Penjara

“Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka LMM,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (21/7/2017)

Kasus ini terkuak dari operasi tangkap tangan (OTT) tim satgas komisi antirasuah, Selasa (20/6/2017). OTT dilakukan di dua tempat, di rumah gubernur dan kantor PT. Sinar Mitra Sepadan (SMS).

Sebanyak lima orang diamankan yakni Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti beserta istri, Lili Martiani Maddari; pengusaha Rico Dian Sari; Direktur PT SMS, Jhoni Wijaya; dan Staf Rico berinisial H.

Kecuali staf Rico, empat orang lainnya kemudian ditetapkan menjadi tersangka. Ridwan dan istri sebagai tersangka penerima suap. Rico sebagai perantara, dan Jhoni sebagai pemberi suap.

Dalam kasus ini, Ridwan disangka menerima suap Rp1 miliar dari keseluruhan komitmen fee sebesar Rp4,7 miliar yang dijanjikan. Fee itu datang dari PT SMS yang memenangi proyek dua pembangunan jalan di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

(seph – sisidunia.com)