Home » Travel & Kuliner » Fesvifal Panahan Tradisional Mentawai, Ini Rahasia Panah Beracun

Fesvifal Panahan Tradisional Mentawai, Ini Rahasia Panah Beracun



Jakarta – Festival Panahan Tradisional Mentawai akan digelar Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) setempat di Desa Muntei, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada 26-28 Juli 2017.

Fesvifal Panahan Tradisional Mentawai, Ini Rahasia Panah Beracun

Suku Mentawai

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Mentawai, Desti Seminora, festival yang digelar ini merupakan dalam rangka pelestarian budaya leluhur masyarakat Mentawai. “Kita ingin mengangkat nilai-nilai budaya Mentawai, juga mempromosikan panah tradisional yang memiliki daya tarik wisata yang unik dari daerah lain,” jelasnya, Rabu (19/7/2017).

Selain itu, festival ini diadakan lanratan adanya kekawatiran panah tradisional Mentawai akan hilang dan terjadi pergeserannya, terlihat saat ini banyaknya masyarakat Mentawai sudah menggunakan alat modern.

“Kita lihat ada pergerseran untuk panah, di daerah pedalaman saat ini sudah menggunakan senapan angin yang sudah modern, jadi kita kawatir aktivitas yang menggunakan tangan atau alatnya dibuat sendiri yang dilakukan masyarakat beralih ke mesin. Festival ini dan mengedukasi agar anak muda belajar panah tradisional Mentawai agar tidak hilang,” tuturnya.

Selain itu juga dalam rangka menggenjot kunjungan wisatawan ke Mentawai agar terus meningkat baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Syarat untuk mengikuti lomba panah tradisional tersebut menggunakan busur panah tradisional Mentawai dibuka untuk umum atau dewasa laki batas usia di atas 17 tahun.

Total hadiah yang akan diperebutkan dalam lomba panah tradisional Mentawai senilai Rp30 juta termasuk pajak. Sementara itu untuk akomodasi dan transportasi peserta diluar tanggung jawab penyelenggara, kemudian untuk pendaftaran peserta dapat langsung dilakukan di Kantor Dinas Perisiwata dan Pemuda Olahraga di kilometer 9, Tuapeijat atau melalui kontak personal yang sudah tercantum dalam brosur.

Tak hanya itu saja, Festival panahan Mentawai juga akan ada kegiatan meracik racun panah, turuk laggai (tari tradisional Mentawai) serta sajian kuliner makanan khas Mentawai. Ingin merasakan sensasinya datang saja ke Mentawai. (bens – sisidunia.com)