Home » News » Pelaku Begal Ojek Online Dua Diantaranya Adalah Wanita

Pelaku Begal Ojek Online Dua Diantaranya Adalah Wanita



Bekasi – Hingga kini, polisi belum menangani kasus perampokan yang menimpa pengemudi ojek online bernama Arjuna Pratama (23) di Jalan IR H Juanda, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (12/7/2017) dini hari.

Pelaku Begal Ojek Online Dua Diantaranya Adalah Wanita

Ilustrasi

“Kasusnya masih ditangani anggota Reskrim Polsek Bekasi Timur dan Polres Metro Bekasi Kota, yang sedang di lapangan untuk memburu lima orang pelakunya,” kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing, Jumat (14/7/2017).

Baca juga : Bea Cukai Teluk Nibung Sita Rokok Ilegal 68.120 Batang

Adapun berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan korbannya, kata Erna, diketahui kawanan pelaku ada enam orang dengan menggunakan dua sepeda motor. Dari enam pelaku, dua di antaranya adalah wanita.

“Sejumlah saksi dan korban mengaku dari 6 pelaku yang beraksi menggunakan sepeda motor, dua di antara pelaku merupakan wanita. Saat ini anggota pun sudah kantongi identitas mereka,” jelas Erna.

Ia melanjutkan, dari hasil penyelidikan sementara aksi kawanan pelaku ini diketahui menggunakan modus dengan berpura-pura terlibat kecelakaan dengan calon korbannya yang saat itu terjatuh bersamaan dengan para pelakunya.

“Waktu sama-sama terjatuh, barulah para pelaku mulai beraksi diawali dengan marah-marah kepada korbannya. Tak lama rekan pelaku lainnya pun datang hingga akhirnya memukuli korban, lalu selanjutnya membawa kabur motor korban,” terang Erna.

Namun, diakui Erna, untuk saat ini kasusnya masih terus didalami sehingga pihaknya belum bisa memastikan dari kelompok mana kawanan pelaku itu berasal. “Dugaan kami mereka anggota genk motor,” ujar Erna.

Sebelumnya diberitakan, satu di antara enam pelaku berhasil ditangkap tak lama usai kejadian. Ia ditangkap oleh sesama pengemudi ojek online lainnya di Perumahan Papan Mas, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Nahas, satu pelaku itu menghembuskan nafas terakhir ketika hendak dibawa petugas ke RS Polri Kramat Jati, lantaran babak belur dihakimi massa. (bens – sisidunia.com)