Home » News » Kedapatan Sering Membolos Dua Pegawai Negeri di Sukabumi Dipecat

Kedapatan Sering Membolos Dua Pegawai Negeri di Sukabumi Dipecat



Sukabumi  Dua pegawai negeri sipil (PNS)  dipecat tanpa hormat karena keduanya ketahuan sering membolos. karena absennya yang sering kosong, keduanya sudah memenuhi unsur pemecatan.

Kedapatan Sering Membolos Dua Pegawai Negeri di Sukabumi Dipecat

Gambar Ilustrasi

Kedua PNS yang dipecat adalah MT, salah satu staf di Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kota Sukabumi dan mantan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kota Sukabumi, HR.

Baca Juga :  Polisi Berhasil Gagalkan Aksi Pemerkosaan

“Sudah memenuhi unsur untuk dipecat dengan tidak hormat. Sekarang sedang dalam proses dan masih ditangani oleh Inspektorat,” ungkap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi, Saleh Makbullah, Jumat (7/7/2017).

Menurut Saleh, sesuai dengan aturan, seorang aparatur sipil negara (ASN) tidak masuk selama dua bulan tanpa alasan yang jelas sudah memenuhi alasan untuk diberhentikan secara tidak hormat. Meskipun begitu, dirinya tetap akan melaksnakan mekanisme sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Hasil dari pemeriksaan Inspektoran nanti itu akan dilaporkan ke Pa Wali dan tembusan kepada BKPSDM. Setelah itu, Pa Walik nanti mengeluarkan surat keputusan (SK) pemberhentiannya,” terangnya.

Dari tahun 2014 sampai sekarang, lanjut Saleh, Walikota Sukabumi, Muhamad Muraz telah memberhentikan empat PNS dilingkungan Pemkot Sukabumi. Mayoritasnya, alasan orang nomor satu di Kota Sukabumi itu lantaran bawahannya tidak dapat bekerja dengan baik atau indisipliner.

“Makanya, seluruh ASN yang berada di lingkungan Pemkot Sukabumi harus mematuhi ketentuan yang ada. Kalau tidak masuk, itu harus ada alasannya. Jika melanggar aturan, pasti kena sanksi,” himbaunya.

Soalnya, lanjut Saleh, selama masih melakukan indisipliner, kedua ASN tersebut sudah diberikan surat peringatan. Akan
tetapi, surat yang dilayangkan yang ketiga kalinya itu tidak diindahkan.

“Mereka telah melanggar disiplin ASN sesuai ketentuan yang berlaku. Soalnya, sudah tiga kali dikasih surat peringatan tapi tidak dihiraukan, maka diproses untuk pemberhentiannya,” katanya.

Saleh mengaku, dua pegawai tersebut tidak masuk kerja selama dua bulan lebih terhitung sampai dengan sekarang. Untuk Staf Kesra yang berinisial MT tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas sedangkan untuk mantan Kalakhar lantaran tersangkut kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor).

“Keduanya itu sudah lama tidak masuk kerja. Kalau untuk HR kami tidak melihat dari sisi kasus hukumnya, itu urusan pihak berwajib, kami melihat dari ketidakhadirannya saja,” akunya.

(seph – sisidunia.com)