Home » News » Korban Penamparan Tak Bisa Mengambil Keputusan Jika Joice Mengambil Jalur Kekeluargaan

Korban Penamparan Tak Bisa Mengambil Keputusan Jika Joice Mengambil Jalur Kekeluargaan



Manado – Tersangka penampar petugas Aviation Security di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara di Polda Metro Jaya Joice Warouw (46 tahun) telah diperiksa pihak kepolisian, Jumat malam, (7 /7/2017). Banyak kemungkinan Joice akan merampungkan masalahnya itu secara kekeluargaan.

Korban Penamparan Tak Bisa Mengambil Keputusan Jika Joice Mengambil Jalur Kekeluargaan

Gambar Ilustrasi

Usai diperiksa di Polda Metro Jaya, Joice menyatakan permintaan maaf atas penamparan tersebut. Dia juga mengaku sangat menyesali peristiwa yang terjadi Rabu, (5/7/2017) lalu.

Terkait hal ini, Elisabeth Jenny Wehantouw selaku korban penamparan sudah memberi tanggapan. Kata dia, andai Joice Warouw menempuh cara kekeluargaan, pihaknya tak bisa mengambil keputusan.

Semua akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak bandara. “Saya punya atasan yakni petinggi bandara. Saya serahkan kepada mereka,” katanya.

Termasuk juga, kata dia, soal tindak lanjut proses hukum di kepolisian, akan sepenuhnya diserahkan kepada pihak bandara. “Semuanya saya serahkan kepada pihak bandara,” katanya.

PTS General Manager Bandara Sam Ratulangi, Erik Susanto sebelumnya memang mengatakan akan mendampingi korban dalam proses hukum di kepolisian.

Sementara itu Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, karena kasus ini adalah delik aduan maka kelanjutannya tergantung dari pihak pelapor, apakah diteruskan atau diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

“Kalau proses hukum tetap berjalan yang disampaikan oleh pelapor. Kita lihat ke depan, apakah pelapor ini tetap kukuh kepada tuntutannya atau sudah melihat ibu ini minta maaf, menyesali dan mungkin berubah silakan itu masing-masing pihak saja (diskusikan),” ucapnya.

Ia pun hanya berharap kasus ini diselesaikan dengan cara kekeluargaan. “Itu hak pelapor, jadi kalau mau teruskan hak pelapor. Kalau mau selesai saling maafkan juga kita harapkan demikian. Mudah-mudahan,” katanya.

(seph – sisidunia.com)