Home » News » Hakim Akhirnya Mengizinkan Para Pengikut Untuk Membekukan Jasad Guru Spiritualnya

Hakim Akhirnya Mengizinkan Para Pengikut Untuk Membekukan Jasad Guru Spiritualnya



Punjab – Pengadilan negeri kota Punjab akhirnya memberikan izin kepada para pengikut untuk membekukan jasad guru spiritual Ashutosh Maharaj -pemimpin spiritual Hindu di India- terkait perselisihan hebat antara pihak keluarga dan pengikutnya.

Hakim Akhirnya Mengizinkan Para Pengikut Untuk Membekukan Jasad Guru Spritualnya

Ashutosh Maharaj

Shri Ashutosh Maharaj adalah pendiri ordo relijius Divya Jyoti Jagrati Sansthan yang memiliki properti yang diperkirakan bernilai 100 juta poundsterling atau Rp 1,9 triliun.

Baca juga : Pemindahan Ibu kota, Ini Arahan Jokowi

Ia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah melakukan meditasi dalam waktu yang sangat lama. Permasalahan dimulai ketika pihak keluarga mengklaim bahwa Ashutosh Maharaj meninggal dunia sejak 29 Januari 2014 akibat serangan jantung.

Dilansir dari laman BBC, Kamis (6/7/2017), para pengikut guru spiritual tersebut tak percaya dan menolak segala alasan dari pihak keluarga yang menginginkan jasad Yang Mulia Shri Ashutosh Maharaj untuk dikremasi sesuai dengan ajaran umat Hindu.

Bak bola salju yang terus bergulir, Hakim Pengadilan Tinggi kota Punjab dan Haryana akhirnya menyelesaikan perselisihan yang telah terjadi selama tiga tahun dan mengizinkan para pengikut Ashutosh Maharaj untuk membekukan jasad sang guru spiritual.

Dalip Kumar Jha yang mengaku sebagai anak Ashutosh Maharaj telah mengajukan permohonan kremasi tubuh ayahnya kepada pengadilan. Namun permohonan itu ditolak oleh hakim ketua.

Sementara itu pengacara Jha mengatakan, dalam putusan hakim tak jelas apakah pengadilan menyetujui argumen pengikut yang menyatakan pendiri sekte tersebut masih hidup.

Shri Ashutosh Maharaj yang berusia 70-an tahun mendirikan sekte keagamaannya pada 1983, yang mengklaim bertujuan mempromosikan “kebangkitan diri bagi perdamaian global” di mana setiap individu menjadi perwujudan dari kebenaran, persaudaraan, dan keadilan melalui ilmu realisasi diri yang bersifat abadi.

Saat ini, ia memiliki ribuan pengikut di seluruh dunia. Juga sejumlah properti besar di India, Amerika Serikat, Amerika Selatan, Australia, Timur Tengah, dan Eropa. Termasuk, kantor pusat di Hayes, Middlesex, Inggris.

Karena memiliki jumlah kekayaan yang sangat fantastik, Jha menuduh pengikut ayahnya ingin mengendalikan harta kekayaan tersebut dengan dalih membekukan tubuh sang ayah ke dalam ruang pendingin.

Menurut para pengikutnya, yang berbasis di Nurmahal, Jalandhar, Punjab, Shri Ashutosh Maharaj sedang memasuki Samadhi atau meditasi mendalam. Dan mereka memutuskan untuk membekukan tubuhnya, menjaganya tetap utuh saat ia nanti terbangun.

Menurut salah satu pengikut setianya, sang guru sudah pernah mengalami hal serupa di masa lalu. “Maharaj pernah bermeditasi di kondisi di bawah titik beku di Himalaya, ini bukan sesuatu yang aneh. Dia akan kembali hidup sebentar lagi dan kami memastikan tubuhnya tetap awet sampai nanti.”

(bens – sisidunia.com)