Home » News » Polisi Gagalkan Perampasan Dengan Modus Berkenalan

Polisi Gagalkan Perampasan Dengan Modus Berkenalan



Jakarta – Aksi perampasan di kawasan Cipinangberhasil digagalkan tim Satgas Gerak Cepat Rajawali Polres Jakarta Timur. Para pelaku menggunakan modus berpura-pura mengajak kenalan.

Polisi Gagalkan Perampasan Dengan Modus BerkenalanPolisi Gagakan Perampasan Dengan Modus Berkenalan

Ilustrasi

Kapolres Jakarta Timur, Kombes Andry Wibowo menjelaskan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Jumat (30/6/2017). Andry mengatakan aksi perampasan diawali dengan korban yakni M Gersang dan Didin diajak ketemuan dengan seorang wanita berinisial N di Jalan Cipinang Pulo, Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur.

Baca juga : Bentrok Yang Terjadi di Afrika Tengah Menewaskan 22 Orang

“Kedua korban awalnya diajak ketemu dengan seorang wanita berinisial N kenalan kawan mereka yang sudah menunggu di lokasi,” ujar Andry, Jumat (30/6/2017).

Tak lama kemudian kedua korban didatangi dua orang laki-laki yang tiba-tiba meminta uang dan merampas telepon genggam milik korban. Menurut Andry korban sempat memberi perlawanan sehingga pelaku meminta bantuan 2 orang lain diduga teman pelaku.

“Kemudian datang dua orang laki laki malak dan minta uang dengan menarik dompet dan merampas telepon genggam. Korban sempat melawan dan mengeroyok 2 pelaku. Karena merasa tertekan pelaku meminta bantuan datanglah dua orang laki-laki yang ikut mengeroyok,” papar Andry.

Satgas Rajawali Polres Jakarta Timur yang saat itu melakukan patroli malam dan melihat kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi perampasan tersebut. Namun sayang pelaku yang diduga dari kelompok geng motor yang berjumlah 6 orang tersebut berhasil kabur setelah melihat petugas.

“Melihat ada petugas para pelaku kabur. Kita masih melakukan pengejaran. Berdasarkan keterangan korban pelaku berjumlah 6 orang, 4 orang laki-laki dan 2 wanita,” tambah Andry.

Tim Rajawali Polres Jakarta Timur berhasil menyita 2 unit sepeda motor yang diduga milik para pelaku. Dan kedua korban dibawa ke Polres Jakarta Timur untuk membuat laporan dan dimintai keterangan. (bens – sisidunia.com)