Home » News » Sempat Menghilang, Pelaku Perampokan Ditangkap Polisi Saat Mudik Lebaran

Sempat Menghilang, Pelaku Perampokan Ditangkap Polisi Saat Mudik Lebaran



Jakarta – Setelah menghilang 2 tahun, salah satu komplotan perampok Andi Perkosa (31) warga Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Riau berhasil ditangkap polisi. Penankapan tersebut bermula ketika ia pulang kampung di hari lebaran 1438 H tahun ini.

Sempat Menghilang, Pelaku Perampokan Ditangkap Polisi Saat Mudik Lebaran

Ilustrasi

Seperti yang disampaikan, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo kepada wartawan, Jumat (30/6/2017). Guntur menjelaskan, tersangka Andi Perkosa ditangkap di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rohil.

Baca juga : Turis Lokal Dan Asing Tetap Berdatangan Meski KRB Ditutup Untuk Umum

“Andi Perkosa adalah salah satu pelaku perampokan dengan kekerasan tahun 2015 lalu. Sejak kasus itu, pelaku melarikan diri selama dua tahun. Saat lebaran ini tersangka pulang kampung dan langsung ditangkap,” kata Guntur.

Guntur menyebutkan, tersangka Andi Perkosa ditangkap pihak kepolisian setempat pada 28 Juni 2017 atau saat lebaran hari ke tiga. Diam-diam pria bandit ini pulang kampung ke rumah orang tuanya.

“Tim Polsek setempat mendapat laporan dari warga sekitar. Bahwa pelaku perampokan dua tahun lalu lagi di rumah orang tuanya. Atas informasi itu tim langsung menggerebek ke rumahnya,” kata Guntur.

Guntur menjelaskan, kasus perampok dua tahun lalu itu menimpa keluarga Sastro Miharjo Lumban Tobing (64), warga Kec Limau Kapas. Perampokan terjadi pada 12 April 2015 pukul 22.00 WIB.

Pelaku Andi Perkosa bersama rekannya, kata Guntur, melakukan aksi perampokan. Mereka mendatangi rumah korban dengan ancaman senjata tajam.

Para pelaku saat itu, mengancam akan membunuh bila melakukan perlawanan. Keluarga Sastro Miharjo saat itu menjadi korban perampokan. Korban bersama anak istrinya diikat dan mulutnya dilakban. Para pelaku lantas menguras harta yang ada di dalam rumah. Uang kontan Rp10 juta dan dua unit handphone mereka rampas dan selanjutnya kabur.

“Pihak Polsek Panipahan masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut, untuk mengungkap pelaku lainnya,” tutup Guntur.

(bens – sisidunia.com)