Home » News » Api Melahap Sebuah Hotel di Kawasan Wisata Gili Trawangan

Api Melahap Sebuah Hotel di Kawasan Wisata Gili Trawangan



Mataram – Kelapa Hotel yang berada di kawasan wisata Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, hangus terbakar pada Kamis (29/6/2017) malam sekitar pukul 22.00 waktu setempat.

Api Melahap Sebuah Hotel di Kawasan Wisata Gili Trawangan

Ilustrasi

Kapolres Lombok Utara, AKBP Rifai, ketika dihubungi dari Mataram, Jumat (30/6/2017), membenarkan peristiwa tersebut. Namun tidak ada laporan korban jiwa, baik dari para wisatawan yang menginap maupun karyawan hotel.

Baca juga : Sempat Menghilang, Pelaku Perampokan Ditangkap Polisi Saat Mudik Lebaran

“Api sudah padam, tapi seluruh kamar hangus terbakar,” katanya.

Rifai mengaku tidak bisa mengecek lokasi pada saat kejadian karena tidak ada pelayanan penyeberangan pada malam hari. Namun sejumlah anggota Polres Lombok Utara yang bertugas di Gili Trawangan, sudah melakukan pengecekan untuk mengetahui penyebab kebakaran.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat genset atau mesin pembangkit listrik yang meledak,” ujarnya.

Terkait dengan jumlah wisatawan yang menginap, Rifai mengaku belum mendapatkan data yang valid dari pengelola hotel. Pemilik Kelapa Hotel yang berkewarganegaraan asing juga belum bisa dimintai keterangan berapa kerugian yang dialami akibat terbakarnya seluruh kamar penginapan.

“Kami belum bisa mengidentifikasi nilai kerugian akibat kebakaran tersebut. General Manager Kelapa Hotel juga belum dimintai keterangan,” ucapnya.

Sementara itu, Tim 10 PIC Mandalika Taufan Rahmadi, prihatin dengan peristiwa terbakarnya Kelapa Hotel yang menjadi salah satu penginapan favorit wisatawan di Gili Trawangan.

Ia mengaku memantau perkembangan sejak mendapatkan informasi tersebut pada malam hari, terutama bagaimana penanganan para wisatawan domestik atau mancanegara yang menginap di hotel tersebut.

“Saya terus berkoordinasi dengan Kapolres Lombok Utara untuk memastikan para wisatawan selamat. Tapi saya belum dapat informasi terkait perkembangan hingga Jumat pagi,” ucap mantan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah NTB ini.

(bens – sisidunia.com)