Home » News » Pria 25 Tahun Telah Tertangkap Menyamar Sebagai Wanita Berhijab Saat Mengemis

Pria 25 Tahun Telah Tertangkap Menyamar Sebagai Wanita Berhijab Saat Mengemis



Jakarta – Seorang pria berusia 25 tahun berinisial (N), telah  menyamar sebagai perempuan berhijab untuk mengemis di lampu merah Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Pria 25 Tahun Telah Tertangkap Menyamar Sebagai Wanita Berhijab Saat Mengemis

Pria 25 Tahun Telah Tertangkap Menyamar Sebagai Wanita Berhijab Saat Mengemis

Aksi Nusholeh diketahui petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan yang sedang memantau aktivitas pengemis, Kamis (22/6/2017) malam.

Baca Juga : Pria Asal Australia Dilarang Masuk Bali Karena Diduga Terlibat Kasus Paedofilia

“Saat kami sedang melakukan monitoring di kawasan Permata Hijau, kami lihat dia sedang beroperasi. Awalnya kami lihatnya wanita sedang mengemis, ya kami lakukan saja penjangkauan (diamankan),” ujar Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Mursidin, melalui keterangan tertulis, Jumat (23/6/2017).

Mursidin mengatakan bahwa petugas kaget karena perempuanpengemis yang mereka amankan ternyata bersuara laki-laki.

Dari sana, petugas pun mengetahui bahwa Nursholeh adalah seorang pria. Mursidin mengatakan Nursholeh berpura-pura menjadi perempuan agar lebih dikasihani saat mengemis.

“Jika mengemis dengan wujud lelaki asli, orang-orang tidak ada orang yang mau memberinya uang,” ujar Mursidin.

Mursidin menuturkan warga atau pengendara yang melintas di lokasi itu pasti akan tertawa jika melihat Nursholeh yang masih muda dan sehat memilih mengemis.

“Dia bilang baru mengemis dua hari (sebagai perempuan). Hari pertama mendapatkan penghasilan Rp 150.000 dan hari kedua baru mendapat Rp 50.000 tapi sudah keduluan kena sama petugas,” ujar Mursidin.

Sehari-hari, Nursholeh berjualan minuman di sekitar Senayan. Namun, dagangannya kurang laku saat masuk bulan Ramadhan dan sedang direnovasinya kompleks arena olahraga tersebut.

Akhirnya Nursholeh memutuskan mengemis dengan berpura-pura jadi perempuan berhijab demi mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan harian dan untuk berlebaran di Lampung, kampung halamannya.

Namun akibat perbuatannya, tahun ini Nursholeh harus berlebaran di panti sosial.

“Nursholeh yang hanya lulusan SD itu sudah berjualan minuman di Senayan lebih dari 5 tahun. Biasanya kalau habis Lebaran baru pulang kampung ke Lampung. Namun sekarang dia Lebaran di panti karena kami sudah membawanya ke sana,” ujar Mursidin.

(seph – sisidunia.com)