Home » News » Walikota Jambi Ingatkan PNS Untuk Tidak Menambah Cuti Lebaran

Walikota Jambi Ingatkan PNS Untuk Tidak Menambah Cuti Lebaran



Jambi  – Walikota Jambi SY Fasha memberitahukan kepada para PNS supaya tidak memperpanjang cuti Idul Fitri atau lebaran. Alasannya karena para PNS sudah diberi wakktu cuti yang cukup panjang oleh pemerintah. Fasha meminta pada para PNS  untuk masuk tepat waktu.

Walikota Jambi Ingatkan PNS Untuk Tidak Menambah Cuti Lebaran

SY Fasha

Menurut Fasha, berdasarkan surat keputusan president, cuti lebaran PNS hingga (2/6/2017) dan harus masuk kembali pada senin, (3/6/2017). Dirinya mengaku akan mengecek siapa saja PNS yang tidak masuk pada hari pertama tersebut. “Yang pastinya tanggal 3 Juli harus masuk semua. Termasuk saya juga. Pokoknya akan saya tongkrongin disini,”ujarnya sumringah.

Baca Juga :  Siswa di Lumajang Gelar Demo Tolak Sekolah 5 Hari

Dikatakan Fasha bahwa PNS yang telah diberikan jatah libur yang cukup panjang, jangan lagi menambah cuti dengan berbagai alasan. Ini karena akan menjadi catatan yang akan berpengaruh terhadap penilaian kinerja PNS yang bersangkutan. “Jangan diperpanjang dan jangan buat masalah nantinya,”bebernya.

Dikatakan Fasha, jika masih ada PNS yang membandel, maka akan diberi sanksi sesuai dengan peraturan yang ada. “Tentu akan diberik sanksi sesuai peraturan, ada berupa teguran atau surat peringatan dan sanksi lainnya,”bebernya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo lewat Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2017 telah menentukan waktu cuti lebaran bersama bagi ASN. Keppres tersebut menetapkan bahwa cuti bersama Idul Fitri 1438 hijriyah bakal berlangsung selama lima hari. Yakni, pada 23, 27, 28, 29, dan (30/6/2017). Dan akan kembali masuk pada senin (3/6/2017). Keppres juga menetapkan 26 Desember sebagai tanggal cuti bersama Natal 2017. Cuti bersama itu dipastikan tidak akan mengurangi hak cuti tahunan para ASN.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Mukhlis, Plt Sekda Kota Jambi. Bahkan menurutnya pemkot telah membentuk tim pengawasan untuk memantau hal ini. Tim inilah yang nantinya bertugas untuk mengecek seluruh SKPD pada saat hari pertama masuk kerja usai libur lebaran. “Kita sudah membuat tim pengawas, jadi jangan sampai ada yang menambah libur,” katanya.

Namun menurut Mukhlis bahwa tidak semua instansi dapat melaksanakan libur di hari lebaran. Misalnya seperti pelayanan Puskesmas, Rumah Sakit dan Kebersihan masih harus tetap siaga 24 jam. Namun ada mekanisme yang mengatur libur para pegawai di Puskesmas, Rumah Sakit dan juga Petugas kebersihan.

“Untuk jadwal pelayanan kesehatan dan kebersihan akan kita atur. Sehingga pelayanan kesehatan tetap jalan dan kebersihanpun juga tetap jalan. Kalau tidak ada petugas kebersihan nanti sampah numpuk, gimana. Sehingga semua harus di atur jadwalnya,”bebernya.

(seph – sisidunia.com)