Home » News » Pemotor Yang Masuk Tol Fungsional Ditilang Polisi

Pemotor Yang Masuk Tol Fungsional Ditilang Polisi



Pekalongan – Polres Pekalongan telah melakukan sosialisasi pelarangan sepeda motor masuk di jalan tol fungsional. Namun masih ada pemotor yang nekat masuk tol.

Pemotor Yang Masuk Tol Fungsional Ditilang Polisi

Sosialisasi pelarangan tersebut dilakukan melalui desa-desa maupun memasang papan larangan. Sepeda motor dilarang masuk tol mulai tanggal 15 Juni 2017, karena sudah mulai difungsikan. Namun masih ada saja pemotor yang masuk. Karena tetap membandel, belasan motor yang ngabuburit di ruas tol langsung ditindak polisi.

Baca juga : Seorang Pembantu Tega Cabuli Anak Majikannya Yang Masih Berumur 6 Tahun

“Sore ini, total ada 18 sepeda motor. 15 orang kami beri teguran, sedangkan 3 orang terpaksa kami tilang,” jelas AKP Alan Heikal, Kasatlantas Polres Pekalongan, Kamis (15/06/2017).

Alan mengatakan tiga pengendara motor terpaksa dilakukan tilang, karena mereka tidak membawa kelengkapan berkendaraan, seperti surat-surat kendaraan, maupun helm.

Menurutnya masih adanya aktivitas warga baik dengan motor maupun sepeda kayuh di ruas tol tersebut sangat membahayakan warga sendiri. Sebab mulai hari ini, tol sudah mulai difungsikan.

“Sepeda motor tidak diperbolehkan masuk tol. Apalagi jalur ini sudah difungsikannya. Sangat berbahaya untuk mereka sendiri,” jelasnya.

Selain melakukan tindakan tegas, Satlantas Polres Pekalongan juga melakukan patroli keliling dengan menggunakan pengeras suara, agar sepeda motor tidak masuk jalur tol.

“Kita lakukan patroli sekaligus untuk sosialisasi pada warga di ruas tol fungsional dari titik Bojong sampai Karangdadap,” kata Alan.

Selama puasa ini di sepanjang jalur tol fungsional sendiri merupakan tempat favorit bagi warga di sekitar untuk menunggu waktu berbuka puasa. “Kita akan terus melakukan patroli dan terus melakukan sosialisasi. Setelah difungsikan jalur ini bakal ramai,” pungkas Alan.

Sementara itu, dalam pantauan dilapangan, ruas tol fungsional Pemalang-Batang, belum tampak peningkatan kendaraan arus mudik. Hanya beberapa kendaraan roda empat dengan plat nomor polisi lokal saja yang sengaja mencoba melintas di jalur tersebut. (bens – sisidunia.com)