Home » News » Kecurigaan Novel Baswedan Siap Ditindaklanjuti Polri

Kecurigaan Novel Baswedan Siap Ditindaklanjuti Polri



Jakarta – Polri mengaku siap menindaklanjuti penyidik KPK Novel Baswedan terkait kecurigaanya kepada pihak yang diduga terkait dengan teror penyiraman air keras. Namun tindak lanjut baru bisa dilakukan jika Novel bersedia diperiksa.

Kecurigaan Novel Baswedan Siap Ditindaklanjuti Polri

“Sampai saat ini kami sudah minta kesediaan Saudara Novel untuk diperiksa. Tapi sampai saat ini belum memungkinkan karena alasan medis,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (15/6/2017).

Polri berharap Novel segera menyatakan kesediaan diperiksa karena penyidik memerlukan keterangannya dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Di lain sisi, Novel sudah banyak bercerita mengenai informasi yang diketahui terkait kasusnya dalam wawancara dengan wartawan.

“Kami tentu berharap informasi yang disampaikan Saudara Novel bisa kami tuangkan ke dalam pemeriksaan, dalam BAP supaya ada nilai pembuktiannya,” ujar Martinus.

Menurutnya, keterangan Novel dikategorikan sebagai keterangan saksi korban dan memiliki nilai sebagai alat bukti dalam proses penegakan hukum. Namun Novel belum bersedia diperiksa sehingga pernyataannya di media tidak dapat dijadikan landasan polisi untuk menguji kebenaran atas informasi yang didapat Novel.

“(Informasi yang dimiliki Novel) agar bisa menjadi keterangan saksi dan alat bukti. Kami sudah dua atau tiga kali mengajukan pemeriksaan, namun belum bersedia yang bersangkutan dengan alasan medis,” sambungnya.

“Kami memang berharap informasi-informasi itu disampaikan ke penyidik, tidak kepada media. Jangan informasi itu sia-sia, yang digunakan kemudian untuk menjustifikasi atau mengatakan bahwa ada hal-hal yang disembunyikan yang tak bisa terungkap pada tahap penyelidikan,” imbuh Martinus.

Soal penanganan perkara teror Novel, Martinus menegaskan Polri tak mau ambil pusing dengan adanya respons negatif atas kinerja kepolisian. Martinus menegaskan tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri sudah meningkat.

“Hasil dari survei yang dilakukan oleh media mainstream, menunjukkan peningkatan kinerja Polri, kepercayaan publik terhadap Polri hampir 76 persen. Artinya ada tingkat kepercayaan masyarakat terhadap apa yang dilakukan Polri saat ini. Sah-sah saja menyampaikan itu (anggapan kinerja Polri buruk), tapi hendaknya disertai bukti yang ada,” tutur Martinus.

Penyidik KPK Novel Baswedan sebelumnya menyampaikan rasa curiga terhadap kepolisian yang belum berhasil mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap dirinya. Dalam wawancara eksklusifnya dengan time.com, Novel mengaku dapat informasi soal dugaan keterlibatan perwira tinggi Polri dalam penyerangan tersebut.

(bens – sisidunia.com)