Home » News » Risma Pijat Dulu Sebelum Main Tenis Meja

Risma Pijat Dulu Sebelum Main Tenis Meja



Surabaya – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini jago bermain tenis meja. Kemampuan itu dipertunjukan saat membuka kompetisi tenis meja se Kecamatan Sawahan di Dolly, Kelurahan Putat Jaya.

Risma Pijat Dulu Sebelum Main Tenis Meja

Bu Risma main tenis meja

Kompetisi dalam rangkaian kegiatan ‘Dolly Saiki Fest 2017’ yang digelar kerjasama Komunitas Bicara Surabaya, Pemkot Surabaya dan Polrestabes Surabaya digelar di bekas wisma esek-esek yang telah dirobohkan setelah dibeli Pemkot Surabaya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Risma optimis nantinya kawasan Kecamatan Sawahan yang terdapat wilayah eks lokalisasi prostitusi Dolly dan Jarak bisa melahirkan atlet yang berprestasi di atas daerah lain.

“Bukan tidak mungkin suatu kelak bisa berprestasi lebih dibanding daerah lain di Indonesia,” kata Risma saat sambutan pembukaan kompetisi tenis meja, Sabtu (10/6/2017) malam.

Risma juga mengucapkan terima kasih pada komunitas bicaraSurabaya yang menginisiasi banyak kegiatan positi bagi warga yang digelar mulai 13 Mei hingga 16 Juli.

“Terima kasih kawan-kawan Komunitas Bicara Surabaya yang memberikan kontribusi positif dengan memberikan ruang untuk warga sehingga bisa beraktivitas serta berprestasi,” ungkap Risma dalam sambutannya.

Wali Kota perempuan pertama di Surabaya ini juga mengucapkan terima kasih pada pihak Kecamatan Sawahan dan warga yang terus bekerja sama dan berusaha menjadi lebih baik.

Usai memberikan sambutan, Wali Kota Risma langsung membuka kompetisi. Ia menantang Kacung Suriadi (49), warga Putat Jaya Gang VIII yang menjadi salah satu peserta tenis meja.

“Nanti yang pertama lawan saya. Selamat bertanding para atlet terus dorong agar bisa berprestasi terus,” ujar Wali Kota Risma.

Tanpa ragu, Wali Kota Risma langsung cekatan melakukan serve dan mengayunkan beth memulai pertandingan simbolis.

“Tanganku rodok kaku, sak durunge mrene aku pijet sek rek (tanganku kaku, sebelum ke sini aku pijat dahulu),” kata Wali Kota Risma sambil menunjukkan tangannya yang mengaku sedang sakit.

Sementara Kacung Suriadi (49) yang menjadi lawan tanding agak gerogi meladeni Wali Kota Risma. Ia mengakui gaya permainan Wali Kota cukup bagus dan hanya perlu banyak latihan.

“Bu Risma untuk pemula lumayan pak, perlu diasah lagi. Bisa smash backing, kayaknya biasa main hanya perlu latihan lagi,” ujar Kacung.

Main Tenis Meja di Dolly, Risma Juga Ditodong BonekAnak-anak yang mengaku bonek ini meminta kaus ke Wali Kota Risma dan dikabulkan/Foto: Budi Sugiharto

Wali Kota Risma hanya bermain beberapa menit karena tangannya merasa sakit. “Wis rek, tanganku loro (sudah, tangan saya sakit,” katanya.

Meski turun pertandingan, Wali Kota Risma tetap setia menunggui dan menonton peserta bertanding. Sambil menonton, ia bergurau dengan puluhan anak-anak yang mengerumuni dirinya.

Seorang anak bernama Gunawan menodong wali kota dengan meminta kaus bonek. Wali Kota Risma pun mengabulkan permintaan anak-anak yang dipimpin Gunawan yang mengaku bonek pendukung setia Persebaya.

“Ya saya buatkan, berapa jumlah dan ukurannya,” jawab Wali Kota Risma. “100 kaus ya bu,” timpal Gunawan yang lantas menyodorkan desain kaus yang tersimpan di smartphone miliknya.

Gunawan Cs akhirnya pulang setelah permintaannya dikabulkan. Ia juga berjanji akan menjaga kawan-kawannya. “Siap bu,” kata Gunawan saat diminta Wali Kota Risma untuk ikut menjaga lapangan futsal di Dolly itu. (bens – sisidunia.com)