Home » News » Diduga Dibunuh Dan Diperkosa, Mayat Bocah 13 Tahun Tergeletak di Loteng

Diduga Dibunuh Dan Diperkosa, Mayat Bocah 13 Tahun Tergeletak di Loteng



Jakarta – Nasib tragis dialami bocah berinisial AF (13). Setelah jenazahnya ditemukan setengah bugil di loteng kamarnya di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, penyebab kematiannya kini telah terungkap.

Diduga Dibunuh Dan Diperkosa, Mayat Bocah 13 Tahun Tergeletak di Loteng

Gambar Ilustrasi

Bocah malang itu diduga kuat diperkosa dan dibunuh oleh pria berinisial WAH, teman ayah korban. Pelaku sendiri tinggal seatap dengan keluarga korban.

Baca juga : Polisi Gerebek Gudang Pembuat Jajanan Dari Pakan Ikan

Beberapa menit sebelum jenazah korban ditemukan, WAH terlihat keluar dari TKP dengan terburu-buru dan hingga hari ini belum terlihat lagi.

“Dia keluar rumah sampai membereskeskan resleting celana. Tubuhnya berkeringat, seperti Panik,” ujar Yani (50) tetangga korban menirukan ucapan teman korban, Minggu (4/6/2017).

Menurut Yani, ‎April saat itu tengah bermain di depan rumah AF dan curiga dengan teriakan rintihan meminta tolong berulang, seperti suara AF. Selain itu, terdengar pula seperti benturan ke tembok.

Saat WAH keluar dari rumah April dan teman-temannya menanyakan keberadaan AF. Namun WAH tak menanggapi dan bergegas langsung pergi meninggalkan kumpulan bocah itu.

“Anak-anak itu sempat masuk ke rumah, tapi enggak ketemu AF,” tutur Yani.

Terungkapnya kasus ini bermula ketika kakak dari ibu kandung AF datang ke rumahnya mencari keberadaan AF. Setelah penemuan jasad korban barulah polisi datang, dari hasil olah TKP yang dilakukan kuat dugaan pemerkosaan AF dilakukan di kamar WAH.

Sebab di tempat itu ditemukan sejumlah VCD porno dan bercak darah di atas kasur. Antara Wah dan AF sendiri, tinggal satu atap di rumah berlantai dua. Selain Wah dan AF, dirumah itu terdapat pula ibu tirinya, Susi, ayahnya, Tarno, dan kakeknya yang biasa dipanggil engkong.

Peristiwa menimpa AF terjadi pada Sabtu 3 Juni 2017 sore. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh kakeknya, Suhada (60). Ratusan warga sekitar gempar, memenuhi rumah korban.

Pembunuhan AF pertama kali terungkap saat anak-anak yang bermain di depan rumah korban mendengar suara teriakan di salah satu kamar lantai 2 rumah sekitar pukul 15.00 WIB. Bersama warga lainnya, anak-anak kemudian naik ke lantai 2 rumah dan mendobrak kamar tersebut.

Namun, korban tak terlihat di dalam kamar. “Di kamar sudah ada bercak darah. Terus ada VCD porno gitu. Kakeknya enggak denger karena nonton TV,” kata Mawar, (25), tetangga depan rumah korban.

Setelah dicari, korban ditemukan di atas loteng rumah dengan kondisi terikat. Mawar menjelaskan, korban ditemukan dengan keadaan kaki dan leher terikat dengan tali rafia, dengan kondisi setengah bugil.

Saat dimintai keterangan, Kapolsek Cengkareng Kompol Eka Baasith mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. “Masih kami selidiki. Doain aja pelakunya cepat ketangkap.” ujarnya.

(bens – sisidunia.com)