Home » News » Apa Jadinya Jika Polwan Menjadi Guru Ngaji ?

Apa Jadinya Jika Polwan Menjadi Guru Ngaji ?



Karanganyar – Menjadi guru mengaji Alquran bagi anak-anak mungkin sudah banyak yang melakoni tetapi kali ini Polwan Polres Karanganyar mendadak menjadi guru ngaji bagi anak-anak selama Ramadan. Para petugas Polwan di sela-sela waktu luangnya di kegiatan yang lumayan padat membuka pengajian yang ditempatkan di Masjid Al Huda.

Apa Jadinya Jika Polwan Menjadi Guru Ngaji ?

Salah Satu Polwan Menuntun Santri Mengaji

Sejumlah anak-anak yang tinggal di komplek asrama Polres Karanganyar duduk bersila di serambi masjid. Mereka mengantre giliran untuk diajar mengaji Alquran oleh Polwan yang mengenakan hijab.

Kegiatan belajar mengaji tersebut dilakukan secara rutin setiap hari selama puasa. Untuk kegiatan belajar mengaji, anak-anak dibagi ke dalam dua kelompok. Satu kelompok untuk belajar mengaji surat-surat pendek Alquran dan kelompok lainnya belajar membaca huruf Arab.

Salah satu anggota Polwan Polres Karanganyar, Bripda Nurindah mengatakan kegiatan mengajar membaca Alquran yang diikuti anak-anak merupakan kegiatan yang positif dilakukan selama bulan Ramadan.

“Kami senang bisa mengajar adik-adik untuk bisa membaca Alquran. Dengan belajar seperti ini, diharapkan adik-adik bisa mengaji dengan lebih baik,” kata dia di Masjid Al Huda Polres Karanganyar, Kamis, (1/5/2017).

Kegiatan belajar mengaji tersebut, kata Bripda Nurindah, dilakukan pada sore hari sembari menunggu datangnya waktu berbuka puasa. Sedangkan, pada hari libur seperti hari ini, kegiatan belajar mengaji dilakukan pada pagi hari.

“Untuk mengisi waktu menunggu berbuka puasa, kami mengajak adik-adik untuk belajar mengaji di masjid. Kegiatan ini merupakan hal yang positif dilakukan pada bulan suci Ramadan ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak mengatakan kegiatan yang dilakukan petugas Polwan dengan mengajar mengaji Alquran merupakan kegiatan rutin yang dilakukan selama bulan Ramadan.

“Dengan kegiatan yang dilakukan petugas Polwan ini sangat bermanfaat karena anak-anak yang tinggal di asrama ini bisa belajar mengaji. Kegiatan seperti ini patut didukung karena sangat positif,” kata dia.

(seph – sisidunia.com)