Home » News » Seorang Petani Menemukan Batu Bersejarah ayng Mirip Gajah

Seorang Petani Menemukan Batu Bersejarah ayng Mirip Gajah



Jakarta – Lahat merupakan negeri sejuta megalitik. Banyak terdapat batu-batu bersejarah yang berasal dari masa lalu ditemukan di daerah tersebut. Bentuknya yang unik menjadi daya pikat tersendiri.

Seorang Petani Menemukan Batu Bersejarah ayng Mirip Gajah

Salah satu situs yang ditemukan ialah Arca Gunung Kaya. Dikutip dari situs resmi Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat, Selasa (30/5/2017), saat ditemukan arca berada pada posisi UTM 0300980 dan 9562235 atau pada koordinat 103012’27” BT dan 3057’31” LS diketinggian 791 meter dari permukaan laut.

Arca yang juga disebut Arca Batu Gajah yang berasal dari batuan andesit, berukuran panjang 105 sentimeter dan lebar 94 sentimeter.

Tempat penemuan Arca Gajah saat itu di area persawahan milik Ludyo, salah seorang warga Desa Gunung Kaya. Batu bersejarah itu diberi nama Arca Gajah, karena terlihat seperti gajah yang memiliki belalai dan gading.

Di bagian yang seperti kepala juga terdapat 2 buah mata berbentuk bulat. Sehingga tidak heran jika warga setempat menjulukinya Arca Gajah.

Sayangnya, arca yang merupakan warisan masa lampau itu belum diberi tempat yang layak. Arca Gajah masih dibiarkan di alam terbuka. Padalah faktor alam seperti hujan, panas, dan lumut bisa merusak arca perlahan-lahan.

Lingkungan sekitar arca banyak ditumbuhi rerumputan liar, permukaannya ditumbuhi lumut kerak, yang bisa menyebabkan hilangnya relief permukaan arca. Selain itu, faktor lainnya seperti pencurian arca juga bisa terjadi. Sungguh amat disayangkan bila situs bersejarah yang kental dengan nilai budaya dan estetik ini hilang dicuri oknum yang tidak bertanggung jawab. (bens – sisidunia.com)