Home » News » Tiga Orang Terduga Pembunuh Sopir Taksi Online Ditangkap Polisi

Tiga Orang Terduga Pembunuh Sopir Taksi Online Ditangkap Polisi



Karawang – Sejumlah orang yang diduga terlibat pembunuhan sopir taksi online Grab asal Bekasi, Humaedi Syarifudin ditangkap polisi. Usai meringkus Yayat, personel Unit Resmob Satreskrim Polres Karawang membekuk tiga orang lainnya.

Tiga Orang Terduga Pembunuh Sopir Taksi Online Ditangkap Polisi

Ilustrasi

Proses penyergapan tiga pria, M. Tohirin (19), Dapit Kurnia (19) dan Riki Ardiyanto berlangsung di Jakarta, Sabtu malam (20/5) kemarin. Mereka ditangkap polisi di lokasi berbeda.

Baca juga : Pertikaian Dua Jukir, Satu Mengalami Luka-luka

Baca juga: Pembunuhan Sopir Taksi Online di Karawang Terungkap dari Pemesan Terakhir

Polisi menciduk Tohirin di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat. Saat ditangkap, Tohirin tengah bersama seorang wanita, Ridayanti Malibir (22). Wanita itu diduga ikut serta membantu para pelaku berbuat kejahatan.

Tohiri melawan sewaktu polisi mengepungnya. “Sempat ada perlawanan keras dari tersangka, bahkan hampir sempat melarikan diri, sehingga ramai pada saat penangkapan. Petugas tidak berani mengeluarkan tembakan peringatan karena banyak sekali orang di stasiun tersebut,” ujar Kapolres Karawang AKBP Andi Herindra kepada detikcom via telepon, Minggu (21/5/2017).

Dua orang lainnya, Dapit dan Riki dicokok polisi di kawasan Tanjung Duren dan Asia Baru, Jakarta. “Mereka bersembunyi di tempat indekosnya masing-masing,” kata Andi.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, keempat pria tersebut memesan taksi Humaedi. Kawanan tersebut membunuh Humadi, lalu membuang mayatnya di pinggir jalan alternatif ringroad Karawang, Kelurahan Plumbonsari, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jabar. Minggu (14/5/2017) lalu

Setelah itu, para pelaku mencuri mobil Avanza warna silver, kendaraan yang kerap dipakai Humaedi untuk mencari nafkah. “Mobil itu dijual ke Brebes. Kami sedang mencari mobilnya,” ucap Andi.

Polis terus bergerak untuk mencari penadah mobil korban. Menurut Andi, polisi sudah mengantongi identitas dan alamat penadah tersebut. (bens – sisidunia.com)