sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Presidium Alumni 212 Membiayai Komnas HAM Untuk Menemui Rizieq

Presidium Alumni 212 Membiayai Komnas HAM Untuk Menemui Rizieq



Jakarta – Tim kuasa hukum pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab berangkat ke Arab Saudi. Mereka mendatangi Rizieq yang tengah berada di Arab Saudi guna membahas sejumlah kasus hukum yang menimpanya.

Presiduim Alumni 212 Membiayai Komnas HAM Untuk Menemui Rizieq

Rizieq Shihab

Tim kuasa hukum Rizieq Shihab juga berencana mengajak komisioner Komnas HAM ikut ke Arab Saudi. Bahkan mereka, melalui Presidium Alumni 212 siap membiayai keberangkatan komisioner Komnas HAM untuk menemui Rizieq.

Baca juga : Petugas Lapas Berhasil Menangkap Napi Yang Edarkan Obat Ilegal

“Ini hanya rencana. Kalau misalnya nanti pendanaan terkait internal di Komnas HAM mengalami kesulitan, kami siap carikan dan membantu,” ujar Ketua Bantuan Hukum FPI sekaligus pengacara Rizieq, Sugito Atmo Pawiro, saat dihubungi, Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Selain membahas persoalan hukum di Arab Saudi, Rizieq dan tim pengacaranya juga berencana ke markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, Swiss. Mereka juga berencana mengajak perwakilan Komnas HAM ke Jenewa.

“Kalau keburu dan visanya tidak masalah, dari Saudi mau ke Jenewa. Kalau misalnya agak kesulitan, ya kita balik ke Indonesia dulu ngurus visanya,” tutur Sugito.

Menurut Sugito, pihaknya akan mengadukan dugaan kriminalisasi terhadap Rizieq ke Lembaga HAM PBB. Sebab, pihaknya hingga saat ini berkeyakinan bahwa kasus pornografi yang menimpa Rizieq adalah rekayasa.

“Ya, mengenai masalah ketidakadilan hukum terkait proses hukum yang dihadapi Habib Rizieq. Intinya mengadu kriminalisasi ulama,” ujar Sugito.

Rizieq Shihab tersandung kasus dugaan percakapan berkonten pornografi di WhatsApp yang ditengarai melibatkan dirinya dengan Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana Firza Husein. Kasus tersebut sempat viral pada akhir Januari 2017.

Sejauh ini, polisi telah menetapkan Firza sebagai tersangka. Sementara Rizieq dalam perkara ini masih berstatus sebagai saksi.

Polisi sendiri telah memanggil Rizieq sebanyak dua kali untuk diperiksa sebagai saksi, namun mangkir. Polisi pun menerbitkan surat perintah membawa jika Rizieq tiba di Indonesia.

Sementara Rizieq sudah berada di luar negeri sejak akhir April 2017 atau beberapa saat setelah panggilan pertama. Rizieq semula dikabarkan berada di Arab Saudi bersama keluarganya untuk beribadah umrah.

Rizieq juga dikabarkan sempat menjenguk anaknya yang melahirkan di Yaman. Kemudian Rizieq ke Kuala Lumpur, Malaysia untuk mengurus disertasinya. Alih-alih pulang ke Tanah Air, Rizieq Shihab malah kembali ke Arab Saudi sampai saat ini. (bens – sisidunia.com)